Nasional

Terkesan Abaikan Tugas, Ganjar Dikecam Praktisi Hukum

Nusantarakini.com, Kudus –

Pelaksanaan Pemilu sudah semakin dekat, para caprespun sudah mulai melakukan safari politik. Saat ini capres Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo paling aktif berkunjung ke pelosok nusantara untuk bersosialisasi mencari simpati publik.

Hal inipun tak luput dari sorotan publik, terutama yang paling disorot adalah Ganjar Pranowo, karena yang bersangkutan masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah. Tapi sudah berkeliling untuk mencari simpati sebagai capres dari partai PDI-Perjuangan.

Praktisi hukum dan sekretaris Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Muria Kudus (IKA FH UMK) Amat Sholeh mengatakan, ketika Ganjar Pranowo sebagai Gubernur Jawa Tengah sibuk keliling ke propinsi-propinsi lainnya di Indonesia maka DPRD propinsi Jawa Tengah harus memanggilnya untuk mempertanyakan tentang maksud dan tujuan dari Ganjar keliling Indonesia tersebut.

Karena menurut PP nomor 33 tahun 2018 disebutkan bahwa gubernur sebagai wakil pemerintah pusat mempunyai tugas yang salah satunya adalah melakukan monitoring, evaluasi, dan supervisi terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah kabupaten dan kota yang ada di wilayahnya. Dan menjadi aneh serta lucu ketika Ganjar berkeliling di propinsi DKI terus menelpon PJ gubernur DKI seakan memberikan supervisi terhadap gubernur DKI. Ini contoh yang rame di medsos.

Amat Sholeh yang biasa dipanggil Babe ini menambahkan dalam kejadian tersebut Ganjar seakan menempatkan keberadaan DKI seperti kabupaten/kota yang berada di wilayah propinsi Jawa Tengah. Mendagri juga harus memanggil Ganjar tentang aksinya keliling propinsi di Indonesia. Agar tidak rancu mengenai tupoksi masing-masing gubernur.

“Dan yang terpenting Ganjar Pranowo harus sadar diri bahwa Jawa Tengah adalah propinsi dengan jumlah penduduk miskin terbanyak dibandingkan dengan propinsi lainnya di pulau Jawa”, pungkasnya. [mc]

Reporter: Muhyidin “Simbah”
Foto : Amat Sholeh (Praktisi hukum/Pengacara)

Terpopuler

To Top