Politik

TRAGIS!!!!! Tolak Ahok, Wong Cilik Geruduk Markas “Mocong Putih”


7 September 2016, 23:54
Dilihat   3.2K

Nusantarakini.com, Jakarta-

Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, kembali menjadi sasaran unjuk rasa oleh kelompok masyarakat yang menamakan diri “Front Wong Cilik Bicara”. Jumlah massa yang menggeruduk markas partai “moncong putih” yang terkenal dengan jargonnya “partai wong cilik” ini  lebih besar dibandingkan dengan aksi-aksi sebelumnya, sehingga membuat jalan depan kantor PDIP ditutup oleh polisi.

Ratusan massa pendemo menuntut agar Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri tidak memberi dukungan kepada petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Dalam aksinya mereka juga melakukan karnaval sambil membawa properti seperti delman hingga ondel-ondel.

“Rakyat Jakarta ingin pemimpin yang mengatur, bukan malah menggusur,” ujar massa aksi sambil berteriak di depan kantor DPP PDI-P Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/9) siang.

Koordinator aksi Forum Komunikasi Tanah Merah Bersatu (FKTMB), Freddy Tambunan menyampaikan, Ahok tidak pernah berpihak kepada rakyat kecil karena melakukan penggusuran dan relokasi ke rusun. Dia mendesak Megawati tidak mengusung Ahok, karena tidak sesuai dengan Pancasila dan tidak prorakyat.

“Kami di sini membela wong cilik dan meminta Ibu Mega tidak mendukung Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta karena Ahok keras dan selalu menghakimi rakyat kecil,” pekik Freddy dalam orasinya.

“Tolak Gubernur yang anti wong cilik dan tolak penggusuran,” teriak Freddy lagi dengan lantangnya.

Warga lebih dari 20 wilayah se-DKI Jakarta sebelumnya berkumpul di Monumen Proklamasi sejak pagi dan melakukan konvoi sejauh 500 meter ke Markas DPP PDI-P di Jalan Diponegoro. Elemen organisasi yang ikut aksi antara lain, FKTMB, JRMK, SRMI, AMARES, Forum Warga (FW) Kebon Jeruk, FW Pademangan, FW Tambora, FW Lenteng Agung, FW Kelapa Gading, FW Kedoya Utara, FW Gambir, FW Penjaringan, FW Pejagalan, FW Cawang, FW Kramat Jati, FW Rumah Susun Rawa bebek, FW Muara Baru, FW Kembangan, FW Pesing, FW Guji Baru, FW Petamburan, FW Tanah Merah, FW Cilincing, FW Kebayoran, dan lainnya ikut dalam aksi ini.

Demonstran membawa spanduk dan baliho yang bertuliskan menentang Ahok untuk maju dalam Pilkada DKI Jakarta.  Mereka membentangkan spanduk bertuliskan “Ahok Anti Demokrasi dan Ahok Penipu Rakyat”, “Ahok Tukang Gusur”. Selain orasi, mereka juga menunjukkan aksi teatrikal silat, ondel-ondel, dan iring-iringan sepuluh delman yang dihias. (*mc)

 

Facebook Comments

Most Popular

To Top
error: Content is protected !!