Pilkada DKI

Lippo Akan Tinggalkan NU dan Siap Menjalin Aliansi Baru dengan Gubernur Terpilih


21 April 2017, 10:18
Dilihat   4.6K

Nusantarakini.com, Jakarta

“Makanya NU jangan diasong-asongin untuk ngurus politik praktis. Kan jadinya bikin malu tujuh turunan, kan?” ucap Askodar mengomentari nasib NU pasca Pilkada DKI yang dikalahkan rakyat. “Padahal petinggi NU seperti KH. Agil Siradj dan KH. Marsudi syuhud sudah hompimpah dengan pasangan Ahok – Djarot detik-detik sebelum Pilkada,” tambahnya.

Di tengah demoralisasi yang melanda NU hari ini akibat dibawa partisan oleh petinggi-petingginya, bagai angin puyuh yang berembus berputar-putar, salah satu aliansi elemen yang selama ini dianggap beraliansi dengan NU demi memenangkan Ahok, yaitu Kelompok Usaha Lippo, tiba-tiba putar haluan.

NU pun ditinggalkan. Grup usaha ini kini kasi klakson kuat-kuat lewat banyak saluran berita agar supaya suara parau mereka didengar, yaitu mereka siap mendukung implementasi DP Nol persen untuk rumah yang menjadi salah satu janji program gubernur terpilih.

Askodar pun bertanya kepada NK. “Lalu gimana jadinya janji James Riady kepada PBNU saat dia bertandang ke kantor para petinggi NU itu dimana dia menjanjikan pembangunan rumah sakit-rumah sakit buat NU. Dugaan saya, itu tidak lagi prospek bagi Lippo. Sebab kan mereka dapat membaca arah angin. Islam angin-anginan gaya para petinggi NU itu pasti tidak layak menjadi aliansi strategis bagi grup usaha sebesar Lippo. Bisnis mah…butuh kepastian. Bukan sikap angin-anginan. Yang ideologis itu biasanya sikap orangnya lebih pasti dan terukur serta perkataannya dapat dipegang. Kalaupun Lippo kemarin menampakkan diri beraliansi dengan petinggi NU, pasti hanya aliansi taktis bagi Lippo demi menggolkan Ahok,” ujar Askodar panjang lebar.

“Nah…jika sekarang Lippo mencoba merapat ke gubernur besutan para ulama dan habaib serta umat Islam yang tidak tunduk terhadap petinggi NU, memang wajar. Justru jangan ditolak. Malah diterima.

Cuman harus dikendalikan dengan pasti. Jangan malah mereka yang mengendalikan pemerintahan baru di DKI nanti,” kata Askodar. (drt)

 

Facebook Comments

Most Popular

To Top
error: Content is protected !!