Nasional

Ekonomi Haji. Dari Konsumsi Haji, Saudi Meraup 388 M per hari.

Nusantarakini.com, Jakarta – Musim haji tahun ini lagi-lagi membawa keuntungan ekonomi yang melimpah bagi Kerajaan Arab Saudi. Bayangkan, dalam sehari total belanja konsumsi bagi 1,86 juta para haji, senilqi SAR110 juta atau Rp388 miliar.

Itu baru dari konsumsi. Belum transportasi, hotel, pakaian, dan barang dan jasa lainnya. Bila pelaksanaan kegiatan haji yang wajib berlangsung seminggu, maka dari konsumsi, Kerajaan Arab Saudi meraup dana Rp2,7 triliun.

 

Tahun ini memang terjadi penurunan angka peserta jamaah haji dari tahun sebelumnya (2015) mencapai 1,9 juta jemaah.

 

Setiap harinya tidak kurang dari 1 juta kemasan air mineral, 100 ton beras, 50 ton gula, 3,5 ton kopi dan 20 ribu karton teh dikonsumsi oleh sebagian besar jemaah haji dari seluruh dunia.

 

Sementara untuk kebutuhan ikan setiap harinya tidak kurang dari 20 ton ikan beku yang diimpor dan 10 ton ikan dari dalam negeri Arab Saudi sendiri. Sedangkan daging ayam beku yang telah dikemas dengan berat 700 gram, permintaan dalam sehari mencapai 100 ribu karton atau sekitar 1 juta ekor ayam potong.

 

Ketika jemaah haji berada di Padang Arafah, permintaan paling banyak adalah air mineral. Dalam sehari tidak kurang dari 150 ribu karton air mineral dengan kapasitas kemasan 600 mililiter. Setiap karton kemasan air mineral 600 ml,  berisi 24 botol dengan demikian tidak kurang dari 3,6 juta botol air minum yang dibeli jemaah haji tahun ini.

 

Melihat dahsyatnya ekonomi haji tersebut, diduga bahwa Kerajaan Arab Saudi memiliki pemasukan dari sektor haji dan umroh melampaui income dari minyak dan gas yang dimilikinya. (sed)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top