Hukum

Penyiram Novel Baswedan dengan Air Keras Tak Kunjung Ditemukan, Polisi Di Bawah Jokowi Makin Tidak Dipercaya?


30 April 2017, 16:32
Dilihat   1.6K

Nusantarakini.com, Jakarta –

Presiden Joko Widodo sepatutnya heran mengapa polisi di bawah Jenderal Tito Karnavian tidak kunjung meringkus penyiram air keras Novel Baswedan, penyidik KPK.

Jangankan menyatakan keheranannya, berkomentar sedikit untuk meyakinkan masyarakat bahwa polisi dapat dipercaya akan menegakkan hukum, tidak keluar sepatah kata pun.

Sebelumnya, kasus teror pilkada oleh orang yang diduga bernama Iwan Bopeng juga hingga hari ini tak jelas juntrungannya.

Lain lagi dengan Steven yang menghina Tuan Guru Bajang yang telah menimbulkan reaksi besar dari masyarakat. Padahal jelas sekali tindakan Sreven tersebut beraroma rasialisme yang sangat kental.

Bila didaftar satu per satu di sini, tak akan cukup sepuluh paragraf untuk menguraikannya.

Sementara itu, kasus yang menimpa Rizal, Jamran, Al-Khattat, dan lain-lain yang dipandang sebagai pihak oposisi terhadap Joko Widodo, terkatung-katung.

Ajaib sekali kinerja polisi jika terkait kepentingan yang berkuasa, langsung kencang, sementara menyangkut kepentingan yang disebut di atas, seolah mandul.

Masyarakat akan melihat dan menguji sejauh mana polisi masih bisa dipercaya sekarang ini sampai para penyiram Novel Baswedan dengan air keras itu dapat diringkus dengan cepat. (fgt)

Facebook Comments

Most Popular

To Top
error: Content is protected !!
Download Premium Magento Themes Free | download premium wordpress themes free | giay nam dep | giay luoi nam | giay nam cong so | giay cao got nu | giay the thao nu