Opini

Revolusi itu, Mampu Membebaskan Negeri dari KKN, Feodalisme dan Politik Dinasti 

Nusantarakini.com, Jakarta –

Revolusi itu, untuk menjaga kepastian dan penegakan hukum.
Revolusi itu, untuk menghadirkan keadilan dan kesetaraan.
Revolusi itu, untuk menjamin hak dan kewajiban semua warga negara.
Revolusi itu, untuk menciptakan ketertiban dan keamanan bersama.

Revolusi itu, memilih pemimpin yang jujur dan amanah.
Revolusi itu, untuk mewujudkan cita-cita proklamasi kemerdekaan RI dan keinginan para pendiri bangsa.
Revolusi itu, untuk membangun karakter nasional dan moral bangsa.
Revolusi itu, untuk mengadakan negara kesejahteraan.

Revolusi itu, memastikan kekayaan alam untuk bangsa sendiri, bukan untuk bangsa asing.
Revolusi itu, untuk membuat negara bukan tukang utang dan menjadi bangsa budak.
Revolusi itu, melahirkan kemakmuran rakyat, bukan untuk oligarki dan golongan tertentu atau segelintir orang.
Revolusi itu, membentuk negara berdaulat dalam politik, kemandirian dalam ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Ilustrasi gambar revolusi. (Sumber: DailyNewsIndonesia.com)

Revolusi itu, nyata menghadirkan kedaulatan rakyat yang sebenar-benarnya.
Revolusi itu, mendesak memenuhi kebutuhan pokok yang murah dan terjangkau serta membebaskan rakyat dari pajak.
Revolusi itu, membuat rakyat bahagia karena pendidikan dan kesehatan gratis.
Revolusi itu, mampu membebaskan negeri dari KKN, feodalisme dan politik dinasti.

Revolusi itu, menjaga rakyat pribumi dan masyarakan adat tidak dirampas dan diusir dari tanahnya.
Revolusi itu, mencegah aparat dan pejabat negara arogan dan aniaya pada rakyat kecil.
Revolusi itu, tidak membuat yang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin.
Revolusi itu, menjadi gotong royong dalam kebenaran dan kebaikan bukan dalam kejahatan dan kemaksiatan.

Revolusi itu, memperbaiki dan merubah kerusakan konstitusi yang dimanipulasi.
Revolusi itu, menjaga demokrasi tetap menyerap nilai-nilai Pancasila.
Revolusi itu, membutuhkan keberanian mengganti rezim tirani dan otoriter.
Revolusi itu layak menghidupkan pengadilan rakyat, menghukum penguasa yang dzolim dan menindas.

Negara itu ada karena rakyat ingin sejahtera, bukan memilih dan berharap pada pemimpin-pemimpin durjana.

Bekasi Kota Patriot, 5 Syawal 1445 H/14 April 2024.

*Yusuf Blegur, Mantan Presidium GMNI.

Terpopuler

To Top