Apel Siaga 1 Bakorsi Sumbar Kukuhkan Tim 100 Bakorsi Kota Padang Sekaligus Launching Poskora

Nusantarakini.com, Padang – 

Apel Siaga 1 Badan Koordinasi Saksi (Bakorsi) Relawan Anies-Muhaimin (AMIN) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menggelar agenda pengukuhan Tim 100 Bakorsi Kota Padang di aula kantor Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar, yang berlokasi Alai Parak Kopi, Kec. Padang Utara, Kota Padang, Sabtu, 2 Desember 2013.

Pengukuhan dan pelantikan pengurus Tim 100 Bakorsi Kota Padang ini dilakukan langsung oleh Ketua Bakorsi Provinsi Sumbar Jonedi.

“Setelah pelantikan ini, tugas berat menanti kita semua yakni mencari saksi yang akan bertugas di setiap tempat pemungutan suara (TPS),” kata Jonedi dalam keterangannya di kantor LKAM Sumbar, Sabtu siang, Padang, (2/12/2023).

Tim 100 Bakorsi Padang merupakan yang perdana dikukuhkan di Sumbar. Berhasil dilantik Yafardi Malin Marajo sebagai ketua, Amrilsyah dan Arizal sebagai wakil ketua, Basnurida sebagai sekretaris, Wernita sebagai bendahara, serta jajaran pengurus lainnya.

Pada pelantikan itu, juga hadir Ketua LKAAM Sumbar, Fuazi Bahar Dt Nan Sati, Muzmaizer Dt Gamuak (Sekretaris LKAAM Sumbar) dan Nukhalis (Korwil Gerakan Pemuda Tani Indonesia/Gempita Sumbar).

Sedangkan utusan partai politik pengusung dan pendukung pasangan AMIN ini dihadiri oleh Partai Nasdem, PKS, PKB dan Partai Ummat; serta pengurus Tim 100 Bakorsi Sumbar.

Dalam kesempatan itu, sekaligus juga diluncurkan Poskora (Pos Relawan Anies) Kota Padang.

Saat pelantikan, Tim 100 Bakorsi Kota Padang juga berkomitmen untuk mematuhi Pakta Integritas sebagai bagian dari tim pemenangan Anies-Muhaimin.

Materi Pakta Integritas itu isinya antara lain, sepenuhnya mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden pada Pemilu 2024. Kemudian, berkomitmen untuk menjunjung tinggi kode etik relawan Anies Baswedan.

Siap berkoordinasi, bersinergi dan berkolaborasi dengan partai pengusung, partai pendukung serta semua elemen yang mendukung Anies Baswedan sebagai presiden di Pemilu 2024.

Jika di tengah jalan tidak bisa lagi memenuhi komitmen dalam memenangkan Anies Baswedan sebagai calon presiden, bersedia mengundurkan diri. Demikian seperti dikutip dari Valoranews.com. [mc/*]