Nasional

Sadar Anies Tak Didukung Oligarki, Jarnas Pasundan Rela Urunan


28 December 2022, 16:49
Jarnas ABW Pasundan Tasikmalaya
Dilihat   100

NUSANTARAKINI.COM _ Dalam setiap pergerakan, bukan hanya tenaga dan pikiran yang dibutuhkan, namun juga dukungan finansial. Ketua Jaringan Nasional (Jarnas) ABW Pasundan, Adam Anhari mengatakan, untuk mencari dan merekrut relawan yang ingin bergabung bukan perkara mudah.

“Kemana-mana itu perlu amunisi, paling tidak untuk transportasi misalnya berkunjung ke daerah. Kemudian, belum cetak kalender atau stiker, dari DPP sangat terbatas, kita juga maklum karena Pak Anies tidak di back-up oleh oligarki,” katanya.

Oleh karena itu, dia menyampaikan, saat ingin mengadakan deklarasin, Adam mengajak orang-orang untuk urunan.

“Siapa yang mau pesan kaos, kita bikin list, misal udah ada 200 pcs baru kita cetak. Tapi, dengan begitu jauh lebih nikmat juga, jadi lebih sungguh-sungguh,” tambahnya.

Menurutnya, saat ada orang yang ikut serta urunan, orang tersebut tidak hanya sekadar mendukung, namun juga memiliki keberpihakan.

Selanjutnya, soal penentuan sekretariat DPD-DPD juga termasuk hal yang agak sulit. Dia mengungkapkan, harus ada effort yang lebih.

“Effort itu untuk meyakinkan relawan di daerah yang gunain aset atau rumahnya menjadi sekretariat jarnas. Tapi, so far, Alhamdulillah daerah-daerah yang luar biasa, misalnya Tasik wah itu luar biasa emak-emaknya terutama,” lanjutnya.

Dia menjelaskan, tidak dipungkiri relawan tersebut adalah mantan pendukung Prabowo Subianto yang merasa kecewa pada Prabowo. Namun, satu hal yang perlu dicatat, meski pernah kecewa, tidak ada yang apatis setelahnya.

“Justru kita menemukan sesuatu yang berbeda dari Anies Baswedan. Rata-rata mereka melihat itu dan mudah-mudahan tidak masuk ke lubang yang sama untuk kedua kali karena kita juga melihat sikapnya yang sudah dibuktikan dengan kinerja dan ditunjukkan ketika memimpin Jakarta,” urainya.

Adam menerangkan, hal itu sudah lebih dari cukup sebenarnya bukti.

Dia melanjutkan, belum pernah sekali pun berbicara dengan orang dikenalnya, yang kemudian menjelekkan atau memploklamirkan bukan pendukung Anies.

“Saya sampaikan ke mas Anies waktu ke Jakarta. ‘Mas, kita bareng-barenglah, saya bukan siapa-siapa, saya adalah orang biasa walau saya mungkin punya banyak jamaah, saya akan kawal antum jadi pemimpin yang amanah,'” jelasnya.

Sehingga, sejauh ini, Adam mengungkapkan, ada banyak orang yang sebenarnya mendukung Anies.

“Tapi, kaki saya kan cuma dua. Paling elaborasi dengan teman-teman yang lain,” ucapnya.

 

Facebook Comments

Most Popular

To Top
error: Content is protected !!