Politik

Sentra Perilaku Jokowi: Pengelabuan dan Penyamaran? Kira-kira Buat Apa?


18 August 2017, 9:12
Dilihat   2.0K

Nusantarakini.com, Jakarta –

Di hari kemerdekaan ini, tiba-tiba perilaku berbusana Jokowi jadi pusat perhatian. Dia mengenakan baju daerah. Pas di DPR, dia pakai baju khas Bugis. Pas resepsi di istana, dia pakai baju adat Minang. Kebetulan sekali, dua-duanya bagi JK suatu busana yang familiar. Sebab dia sendiri, Bugis. Isterinya, Minang.

Saya bertanya-tanya, apa kira-kira maksud citra busana semacam ini hingga dipakai Jokowi.

Mengingat Jokowi sejak semula hadir penuh dengan ragam citra, dan selalu dengan melibatkan unsur citra pakaian yang dikenakannya, ini pun musti bukan tanpa maksud tertentu. Dan semuanya harus dilihat ke peristiwa-petistiwa sebelum itu yang mungkin menggerus citranya.

Peristiwa apa itu? Pertama, citra Jokowi yang pro China hadir dalam benak warga belakangan ini, makin dalam. Dia tidak pernah terlibat unjuk komentar soal isu China yang pengaruhnya makin nyata di Indonesia. Pejabat-pejabat top di era dia, juga makin komplit orang-orang Tionghoanya.

Citra pro penyokong China melekat pada Jokowi. Maka dengan memakai adat Minang dan Bugis yang secara karakter memang sengit bersaing dengan etnik China—jika bukan dikatakan suatu sub etnik Indonesia paling menonjol anti Chinanya–, maka dia berharap citra Chinanya dapat dikikis dan berganti kesan sebagai pria Bugis atau lelaki Minang dalam otak rakyat. Itu kalau rakyat bisa dicekokinya dengan citra begitu.

Tapi ya…ada apa sebenarnya Jokowi yang selalu berubah-ubah citra ini. Tadinya punya citra blusukan, kasual, sekarang seorang lelaki bugis, pria minang, bukan orang Jawa yang konservatif dengan beskap dan blankon itu.

Jadi bertanya-tanya kita dibuatnya. Seolah ada hantu yang mengejar-ngejar untuk menyingkap jubahnya. Dan hantu itu dicoba diatasi dengan deception citra diri.  Soal keterampilan pencitraan ini, rasanya masih kalahlah SBY.

Entahlah…yang jelas banyak tanda tanya. Ada perilaku yang seolah-olah ditukang-tukangi. Bukan perilaku yang mengalir alamiah. (grt)

Facebook Comments

Most Popular

To Top
error: Content is protected !!