Nasional

Warga Kalijodo Gelar “Pengadilan Rakyat Mengadili Ahok”, Kenapa?

Nusantarakini,com, Jakarta-

Resistensi warga DKI Jakarta terhadap  petahana Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kian membesar. Nampak seperti yang diekspresikan oleh warga bekas gusuran Kalijodo dan warga yang bertahan hidup di kolong tol Cawang-Pluit areal Kalijodo. Mereka mewujudkannya dengan  melenggarakan acara publik bertajuk “Pengadilan Rakyat Mengadili Ahok”. “Acara ini merupakan salah satu bentuk perlawanan rakyat yang dihinakan oleh Ahok melalui perangkat hukum dibawah otoritasnya.” Ujar Edysa Girsang melalui pesannya kepada Nusantarakini.com, Jum’at (5/8/2016).

Anggota DPRD DKI Jakarta dari PDI-P ini mengatakan, bahwa rakyat Jakarta sudah bulat untuk tidak akan memberikan mandat Gubernur DKI Jakarta pada Pilgub 2017. “Dengan aksi-aksi perlawanan dan penolakan terhadap Ahok dalam Pilgub 2017 nanti, maka rakyat sudah cerdas dan paham bahwa Ahok bukanlah figur yang cinta terhadap tanah air dan bangsa Indonesia. Tapi dia cinta terhadap kepentingan para pengembang-pengusaha kaum pemodal,” tegas Eki, sapan akrabnya Edysa Girsang.

Sidang Pengadilan Rakyat di kolong tol area Kalijodo, kata Eki akan berlangsung dari tanggal 5 Agustus hingga tanggal 7 Agustus 2016. Edysa Girsang menghimbau seluruh warga Jakarta yang cinta terhadap demokrasi dan kemerdekaan rakyat Indonesia untuk turut serta hadir dalam acara persidangan rakyat tersebut.

“Mari kita seluruh rakyat Jakarta dan yang tergusur oleh kekejaman Ahok untuk berkumpul dan membangun persatuan perlawanan terhadap siapapun yang telah melecehkan demokrasi rakyat Indonesia. Tetap semangat dan bersatulah untuk kemerdekaan rakyat Indonesia,” pungkas Ketua Umum Barisan Relawan Nusantara ini. (*mc)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top