Ekonomi

APBN JEBOL!! Salamuddin Daeng: Jokowi Masih Kuat?

Nusantarakini.com, Jakarta – 

APBN JEBOL, adalah masalah paling krusial yang dihadapi Pemerintahan Jokowi. Selama ini para pembantu presiden memberi angin surga. Kebohongan yang akhirnya terbukti. Demikian seperti disampaikan Peneliti Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Salamuddin Daeng.

Salamuddin Daeng menuturkan, konon katanya tax amnesty akan meningkatkan penerimaan pajak pemerintah dan mengurangi defisit APBN 2017. Namun faktanya APBN 2017 jebol lebih dalam dibandingkan tahun sebelum tax amnesty.

Menurut Daeng, tahun 2017 defisit APBN mencapai 2,92 persen dari Produk Domestik Bruto. Tinggal secuil lagi melewati batas defisit yang ditetapkan oleh UU keuangan negara yakni 3% dari PDB. Nilainya mendekati Rp. 400 triliun.

“Mengapa defisit sedemikian besar? Karena penerimaan pajak tidak mencapai target, penerimaan negara bukan pajak jatuh. Mengapa pajak bisa merosot? Karena kebohongan tax amnesty, karena merosotnya daya beli masyarakat yang selama ini sebagai penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi. Mengapa daya beli masyarakat jatuh? Karena harga harga atau inflasi meningkat. Mengapa inflasi meningkat ? Karena naiknya harga energi terutama kenaikan harga listrik yang bertubi tubi sejak Januari 2017 mendorong inflasi hingga 5%,” beber Salamuddin Daeng panjang lebar kepada Nusantarakini.com, Jakarta, Rabu (5/7/2017).

Daeng mengungkapkan bahwa seluruh defisit APBN akan ditutupi dengan utang. Sementara utang pemerintah semakin membesar yang sudah berada pada posisi mengancam keberlangsungan dan keselamatan negara.

“Pemerintah dan aset aset pemerintah berada dalam ancaman disita investor karena tidak bisa membayar kewajiban bunga dan utang jatuh tempo,” terang Daeng.

Sementara, lanjut Daeng, rencana pemerintah untuk memalak tabungan dan deposito masyarakat dengan alasan automatic exchange information (aei) pasti akan menuai perlawanan rakyat.

“Rakyat akan mengosongkan bank-bank dengan memindahkan uang mereka ke bawah bantal. Masih kuat Mas Joko?,” tanya Daeng kepada Jokowi memungkasi keterangannya. [mc]

Terpopuler

To Top