Internasional

Bom Mobil Meledak Dahsyat di Kabul, 80 Orang Tewas 500 Luka luka


31 May 2017, 22:43
Dilihat   2.0K

NusantaraKini.com, Kabul

Sebuah ledakan bom truk besar telah merobek jantung kawasan diplomatik Kabul, menewaskan sedikitnya 80 orang dan melukai ratusan lainnya. Sebuah ledakan kuat yang digambarkan oleh pejabat setempat sebagai “salah satu yang terbesar” yang telah terjadi di ibukota Afghanistan.  Sebuah truk tanki yang diduga membawa air atau kotoran manusia meledak pada hari Rabu di dekat alun-alun Zanbaq, di distrik 10 Kabul, dekat dengan pertokoan dan restoran, serta kantor pemerintah dan kedutaan asing.

Belum ada yang mengklaim bertanggung jawab langsung atas ledakan tersebut.  Zabihullah Mujahid, juru bicara Taliban, mengatakan bahwa kelompok tersebut tidak terlibat dalam serangan, demikian Al Jazeera melangsir.

Polisi dan petugas kesehatan mengkonfirmasi bahwa setidaknya 80 orang tewas dan lebih dari 300 orang terluka dalam serangan tersebut. Dilangsir dari wartawan Al Jazeera di Kabul, Qais Azimy yang mengutip dari sebuah sumber, yang mengatakan bahwa jumlah korban tewas bisa mencapai 100, dan lebih dari 500 orang terluka.  “Ini adalah salah satu serangan terbesar di Afghanistan yang pernah saya lihat,” katanya.

“Hari ini sangat menyedihkan dan sangat berdarah bagi masyarakat Kabul.”  Aziz Navin, seorang insinyur IT dengan outlet TOLOnews Afghanistan, adalah salah satu korban pertama yang diketahui namanya. Mohammed Nazi, seorang sopir dengan BBC, juga terbunuh, sementara empat wartawan dari penyiar media Inggris dirawat di rumah sakit.

“[Nazir] mendorong rekan jurnalis ke kantor,” kata BBC dalam sebuah pernyataan yang diposting di Twitter. “Dia berusia tiga puluh tahunan dan merupakan keluarga muda.” Seorang penjaga keamanan Afghanistan di kedutaan Jerman juga tewas dalam serangan tersebut. (FTN)

Facebook Comments

Most Popular

To Top
error: Content is protected !!
Download Premium Magento Themes Free | download premium wordpress themes free | giay nam dep | giay luoi nam | giay nam cong so | giay cao got nu | giay the thao nu