Nasional

Pesan Kyai Kampung Untuk GP ANSOR : Mengabdilah Semata-mata Untuk Allah


24 April 2017, 10:35
Dilihat   1.3K

Nusantarakini.com, Jakarta –

Hari ini, 24 April, diperingati oleh warga NU, khususnya anggota GP Ansor, sebagai hari lahir organisasi kepemudaan di lingkungan NU tersebut.

Sepanjang kelangsungan organisasi Ansor ini, telah banyak kiprahnya untuk menjaga eksistensi umat Islam di Indonesia, terutama saat umat Islam terancam nasibnya pada zaman komunis merebak di Indonesia.

Memperingati hari lahirnya Ansor ini, Kyai Kampung menyampaikan pesannya pada seluruh anggota Ansor, jadilah seperti kaum Ansor Madinah, yang tulus,hangat dan militan menyambut kaum Muhajirin yang tertindas oleh kaum kafir Quraisy Mekkah.

“Kan, inspirasi Ansor itu dari karakter Kaum Ansor Madinah? Ya wajar Ansor harus mencerminkan keimanan dan ketakwaannya seperti Ansor Madinah. Ya toh?” ucap Kyai Kampung kepada NK.

“Satu lagi pesan buat anggota Ansor, mengabdilah semata-mata untuk dan karena Allah. Bukan untuk yang lain. Sebab kalau niatnya hanya mengabdi kepada Allah, insya Allah dampaknya juga pasti mengabdi kepada Indonesia dan umat manusia.

Namun kok penampakannya kayak bukan mengabdi semata-semata kepada Allah. Lha…ini penglihatan saya sebagai orang kampung. Kalau mengabdi semata-mata kepada Allah, Ansor pasti nggak kontroversial dalam pandangan banyak umat Islam Indonesia. Ansor pasti jadi tempat rujukan bagi segenap umat Islam di Indonesia. Lha ini Ansor malah jadi golongan tersendiri dari konstelasi umat Islam. Malahan jadi suka ribut dengan FPI sampai HTI. Bagi saya yang kampungan ini, Ansor yang harusnya menyerap jiwa kaum Ansor Madinah, ketegangan sesama Muslim semacam itu, tidak akan terjadi, kan?

Makanya, pesanku berikutnya, jadilah layaknya Kaum Ansor Madinah,” ujar Kyai Kampung. (drt)

Facebook Comments

Most Popular

To Top
error: Content is protected !!
Download Premium Magento Themes Free | download premium wordpress themes free | giay nam dep | giay luoi nam | giay nam cong so | giay cao got nu | giay the thao nu