Jarnas ABW Purbalingga Bagikan Ribuan Stiker ke Masyarakat

NUSANTARAKINI.COM _ DPD Jarnas (Jaringan Nasional) ABW Kabupaten Purbalingga tiada hari menyosialisasikan sosok bacapres (bakal calon Presiden) 2024 Anies Baswedan ke masyarakat luas.

Saat ini, relawan DPD Jarnas ABW Purbalingga telah membagikan seribu stiker bergambar Anies dengan lambang Jarnas ABW Purbalingga ditambahi doa masuk rumah yang ditempelkan ke rumah-rumah warga.

Stiker itu ditempelkan di rumah warga yang berkenan dan tulus mendukung Anies. Selain sosialisasi dengan membagikan stiker, para relawan turut mempromosikan segudang rekam jejak Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. Stiker tersebut merupakan donasi dari hamba Allah.

Pendiri sekaligus Bendahara DPD Jarnas ABW Purbalingga, Sarmiati menyampaikan ucapan terima kasih atas kebaikan hati donatur.

“Saya atas nama pribadi brsama tim relawan mngucapkan beribu-ribu trmaksih kepada hamba-hamba Allah yang telah memberikan donasinya baik berupa stiker maupun yang lainnya. Semoga Allah Subhana wa Taala mempermudah segala urusanya dan tambah berkah rezekinya. Amiin,” kata perempuan yang akrab disapa Ami tersebut beberapa waktu yang lalu.

Dari seribu stiker yang diterima, pengurus DPD Jarnas ABW Purbalingga kemudian memberikan mandat serta amanah ke Ketua Korcam untuk dibagikan melalui door to door atau pun acara arisan dan kegiatan majlis taklim.

“Alhamdulillah, masyarakat menyambut baik karena kita dengan cara baik dan sopan membagikannya. Tidak memaksa, hanya bagi yang mau menerima saja,” jelas Ami.

Ami menuturkan, saat ini belum ada kendala yang didapatkan saat memasang stiker karena sebelumnya, relawan meminta izin terlebih dahulu kepada pemilik rumah.

Baru-baru ini, DPD Jarnas ABW Purbalingga juga menerima seribu stiker untuk helm dan motor.

Akan tetapi, Ami menegaskan, masih banyak yang harus diperjuangkan untuk menyosialisasikan Anies terutama banner-banner di jalan raya belum maksimal dikarenakan masih terhalang dana.

Dia menuturkan, bagi relawan, perjuangan itu belum benar-benar berakhir sampai Presiden terpilih diumumkan.

“Kami akan terus bergerak sampai Presiden 2024 diumumkan. Dana bukan alasan untuk stuck di tempat, kami yakin perjuangan kami akan menggugah banyak orang yang ingin membantu nantinya,” pungkasnya.