Kisah Kopi dan Dampaknya di Dunia Sosial

Nusantarakini.com, Jepara –  kopi bukan sekedar rasa pahit dan kecut, tapi tindakan sosial dan termasuk pemicu revolusi borjuis dan kolonialisme eropa ke negeri-negeri tropis. Kopi dan teh punya arti penting bagi bangsa Eropa. Sejak mereka mengenal kopi dan gula dari bangsa Arab, mereka ketagihan. Bangsa arab mengenal kopi dari Afrika, dan mengenal gula dari Cina….

Read More

Kenapa JK Tempuh Judicial Review Agar dapat Maju Sebagai Cawapres?

Nusantarakini.com, Jakarta –  Jusuf Kalla atau yang dikenal luas dengan sebutan JK diketahui sedang menempuh terobosan hukum agar tidak terhalangi untuk mencalonkan diri sebagai Wapres kembali. Diketahui, konstitusi tidak membenarkan seseorang kembali mencalonkan diri setelah menikmati dua periode jabatan wakil presiden. Seperti yang ditulis oleh Tempo, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengatakan tafsir Pasal…

Read More

Heboh Divestasi 51% Saham Freeport. Baca Biar Melek! 

Nusantarakini.com, Jakarta –  Belakangan sedang ramai pembicaraan di berbagai media tentang divestasi 51% saham PT Freeport Indonesia. Berbagai pemberitaan tersebut diikuti pembentukan opini, seolah pemerintah sudah menguasai saham PT Freeport Indonesia (PTFI) sebanyak 51%. Bila dilihat dari riwayatnya, penandatangan nota kesepakatan pokok atau Head of Agreement (HoA) ini mengacu dari perjanjian antara induk usaha PTFI,…

Read More

Bukalah Matamu! Melawan Lupa Janji-janji Jokowi

Nusantarakini.com, Jakarta –  “Mulai agak meroket September, Oktober. Nah, pas November itu bisa begini (tangan menunjuk ke atas),” kata Jokowi di Istana Bogor, Rabu 5 Agustus 2015. “Keinginan untuk subsidi BBM saya kira tidak ada masalah. Subsidi bagi rakyat kecil adalah sebuah keharusan,” ujar Jokowi menanggapi permintaan para tukang ojek, di jl. Borobudur 18 (16/6/2014,republika)…

Read More

Ini Figur yang Bisa Kalahkan Jokowi

Nusantarakini.com, Jakarta –  Imajinasi publik yang sedang dikonstruksi oleh para pendukung Jokowi adalah bahwa Jokowi tidak ada yang bisa menandingi. Mengapa itu terus dilakukan meskipun kinerjanya baru tercapai sekitar 40% dari seluruh janji poltiknya saat kampanye? Sebab sebagai petahana sebenarnya belum aman jika elektabilitasnya dibawah 55%. Maka berbagai upaya terus dilakukan, hingga kesan yang muncul…

Read More