Nasional

Kyai Embun: Mungkin Sudah Tercium Gelagat Adanya Kudeta Mengendap-endap dan Berangsur-angsur

Nusantarakini.com, Jakarta –

Suasana nasional teras gerah sejak Panglima TNI melontarkan adanya kelompok institusi yang bermaksud mendatangkan 5000 pucuk senjata. Kendati disanggah oleh Menkopolhukam, Wiranto, efek peryataan yang tidak main-main itu, tetap memberi kecemasan publik.

Menanggapi hal tersebut, Kyai Embun yang biasa bertapa di padepokannya menyampaikan komentar mengejutkan. Dia mengaminkan pernyataan Panglima TNI tersebut.

“Tidaklah masuk akal seorang Panglima TNI menyampaikan suatu kabar bohong dan tanpa dasar data. Apalagi disampaikan di suatu pertemuan terhormat yang dihadiri para senior TNI. Lagi pula Panglima menyatakan info itu berklasifikasi A1. Jadi clear, itu. Yang tidak clear, bantahan terhadap informasi yang disampaikan oleh Panglima itu,” ujar Kyai Embun yang kerap mengidentifikasi dirinya sebagai orang kampungan. “Kampungan itu, artinya asli, natural. Belum bercampur petsin dan unsur kimiawi buatan,” katanya suatu waktu.

Saat ditanya sejauh mana dia melihat situasi nasional Indonesia mutakhir, Kyai Embun menyatakan hal yang mengagetkan, saat semua orang masih lengah dan lalai dengan situasi yang berlangsung.

“Pertama dan utama yang perlu dicamkan ialah bahwa di Indonesia, hanya kaum kominis dan TNI AD yang paling berpengalaman terkait permasalahan pengambilalihan kendali negara dalam situasi tidak normal dan tidak stabil. Itu fakta. Adapun umat Islam, tidak punya pengalaman sama sekali. Bahkan perspektif untuk mengambilalih negara secara tidak normal pun tidak punya. Malahan tidak berani. PKI itu berani dan memang mereka pelajari dan praktekkan. Jadinya kasihan rakyat, khususnya umat Islam yang lugu-lugu dan naif.

Tidak berlebihan, jika Angkatan Darat bisa saja sudah mencium adanya gerakan kudeta mengendap-endap dan berangsur-angsur oleh kaum komunis yang berganti belang hari ini.

Saya sarankan, hendaklah umat ini bersiaga dan waspada serta lebih mendekatkan diri kepada Allah. Minta petunjuk, apa sebenarnya yang tengah terjadi?” katanya. (vgt)

[Foto: ilustrasi]

Terpopuler

To Top