Nasional

Andika Hazrumy, Generasi baru dinasti politik Atut Chosiyah


22 April 2016, 10:22
Dilihat   3.8K

andika2

Nusantarakini.com, Jakarta. Sebagai bakal calon gubernur Banten, Andika Hazrumy punya segalanya. Oleh sebab itu, anak muda ini sangat diperhitungakan dalam khasanah politik Banten. Selain mewarisi kekuatan dinasiti politik, Andika juga dipercaya untuk mengendalikan beberapa kekuatan bisnis keluarga H.Chasan Shohib, seorang jawara Banten dan pengusaha nasional yang namanya sangat disegani saat masih hidup. Oleh sebab itu Andika dipercaya bakal menjadi salah satu penerus dinasti H.Chasan, setelah Ratu Atut Chosiyah.

Karir politik anak pertama Atut Chosiyah terus menanjak. Andika yang lahir tahun 1985 ini masuk pentas politik nasional saat masih berumur 24 tahun. Ia masuk menjadi anggota DPD RI pada tahun 2009-2014. Selanjutnya pada Pileg 2014 lalu, ia kembali masuk senayan dengan menjadi anggota DPR RI dari partai Golkar.

Kekuatan politik Andika bisa diukur dari perolehan suara di dua pemilu yang pernah ia ikuti. Pada pemilu DPD tahun 2009 Andika meraih suara terbesar yatu 760.654 suara. Perolehan suara ini melampaui jauh anggota DPD RI lain dari propinsi Banten. Demikian juga pada Pileg 2014 lalu Andika meraih suara tertinggi untuk dapil I Banten dari partai Golkar. Andika meraih sebanyak 70.846 suara di dapil yang meliputi kabupaten Lebak dan Pandeglang.

andika-1

Sesungguhnya Andika punya potensi meraih suara yang jauh lebih besar lagi. Jaringan politik keluarga Atut sangat luas dan kuat di pronpinsi Banten. Hikmat Tomet, ayahnya sendiri adalah anggota DPR RI dari Partai Golkar. Ade Rosi Chaerunnisa, istrinya sendiri adalah anggota DPRD Kota Serang dari fraksi Golkar. Ratu Tatu Chasanah, tantenya adalah anggota DPRD Propinsi Banten. Aden Abdul Khaliq, pamanya, adalah anggota DPRD Propinsi Banten. Ratna Komalasari, nenek tirinya adalah anggota DPRD Kota Serang. Heryani, nenek tirinya, adalah anggota DPRD Pandeglang. Walikota Tangerang Selatan, Airin rachmi diany, adalah tantenya sendiri. Tanto Warsono Arban, saudara iparnya, kini menjadi wakil bupati Pandeglang. Adiknya, Andiara Aprilia Hikmat, kini menggantikan dirinya menjadi anggota DPD RI.

Bila melihat peta politik keluarga Atut nampak mereka sangat kuat di wilayah Banten bagian barat. Namun lemah di wilayah timur, seperti di Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang. Di kota Tangerang Selatan ada Airin yang menjadi walikota sehingga bisa diharapkan menjadi basis suara.

Persoalnya, pertama, mampukah Andika Hazrumy mengkonsolidasikan kekuatan politik yang dia miliki? Kedua, seberapa kuat Andika bisa meraih dukungan dari pemilih di Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang? Bila Andika tidak mampu mengkonsolidasikan basis dukungan jaringan keluarga maka tidak ada artinya kekuatan dinasti politik yang ia miliki. Citra negatif ibunya yang ditahan KPK dan kinerja politik Andika yang tidak terlalu menonjol selama ini menjadi nilai negatif mata pemilih Tangerang. Andika perlu membuktikan kemampuan dan komptensinya sebagai calon gubernur. Bila dua persoalan ini bisa Andika selesaikan, maka tidak ada rintangan lagi untuk meraih kursi gubernur Banten 2017. (*Mayang Kemuning)

 

Facebook Comments

Most Popular

To Top
error: Content is protected !!