Puasa Ramadhan (22)

Nusantarakini.com, Jamaica Hills –  Memasuki bulan-bulan sepuluh hari terakhir bulan Ramadan merupakan saat-saat terbaik untuk mendedikasikan segalanya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Di hari-hari inilah kita disunnahkan untuk melakukan i’tikaf selama 10 hari. Bahkan di akhir hayat Rasulullah SAW beliau melakukannya selama 20 hari terakhir. Dalam ajaran Islam, penentuan sebuah amalan itu dinilai pada…

Read More

Puasa Ramadhan (19)

Nusantarakini.com, Jamaica Hills –  Manusia itu adalah “spiritual being in a physical body”. Kalau seandainya saya ditanya tentang defenisi manusia maka jawaban saya kira-kira seperti di atas. Bahwa manusia itu adalah wujud spiritualitas dalam sebuah bentuk fisikal. Intinya adalah bahwa manusia itu menjadi mulia, terhormat, punya nilai, dihargai karena memilki dimensi hidup yang luar biasa….

Read More

Puasa Ramadhan (12)

Nusantarakini.com, Jamaica Hills –  Salah satu kekeliruan besar manusia adalah perasaan kepemilikan dalam hidup ini. Padahal sejatinya segala sesuatu dalam hidup duniawi kita bersifat amanah (titipan). Titipan dan bukan kepemilikan. Dan karenanya di satu sisi tidak boleh diakui. Dan di sisi lain harus dijaga baik-baik. Ungkapan Al-Quran: “inna lillahi wa inna ilaihi rajiuun” (kami adalah…

Read More

Puasa Ramadhan (7)

Nusantarakini.com, Jamaica Hills –  “Sesungguhnya hanya Allah yang akan memberikan pahala kepada orang-orang yang bersabar di hari Kiamat” (Al-Quran). “Life is challenge” (hidup itu adalah tantangan), kata orang Inggris. Selama anda masih hidup selama itu pula anda akan tertantang. Dan karenanya Rasulullah SAW menegaskan: “Hidup itu adalah perjuangan” (Hadith). Tantangan itu memang tidak kecil, berkesinambungan,…

Read More

Puasa Ramadhan (3)

Nusantarakini.com, New York –  Disebutkan dalam sebuah riwayat bahwa Ramadhan terbagi ke dalam tiga bagian, yaitu sepuluh malam pertama adalah rahmah, sepuluh malam kedua adalah maghfirah, dan sepuluh malam terakhir adalah pembebasan dari api neraka. Terlepas dari kesahihan Hadist itu, kontennya jelas sangat justified (mendapat pembenaran) dari segi substansi. Di bulan Ramadhan inilah masanya kita…

Read More

Menyambut Hidoep Baru Selepas Ramadlan

Nusantarakini.com, Jakarta – Memperoleh hidoep baru sebagai Muslim dapat dicapai dengan dua jalan. Pertama lewat jalan Ibrahim. Kedua, lewat lakon (amal) agama seperti puasa ramadlan. Jalan ibrahim ialah saat dimana seseorang melakukan trial and error hingga mencapai kebenaran dan jalan sejati. Itulah jalan Ibrahim. Dia merenung dan bertanya-tanya, siapa Tuhannya. Ditanya apakah bulan, ternyata bukan….

Read More

Inilah Arti Khusus Keberadaan FPI Bagi Umat Islam, Terutama pada Ramadlan

Nusantarakini.com, Jakarta – Di Jakarta, jika ramadlan tiba, biasanya FPI hadir dalam berita-berita media massa. Kehadirannya tak diragukan lagi untuk menutup tempat-tempat hiburan yang berbau maksiyat mengotori keindahan ramadlan. Mulai zaman Sutiyoso hingga zaman Fauzi Bowo, senantiasa aksi penutupan tempat-tempat hiburan itu didahului oleh tekanan massa FPI. Hal itu berlangsung hampir 19 tahun sejak FPI…

Read More

Kenapa Puasanya 1 Miliar Muslim Tidak Dapat Membubarkan Sistem Kapitalisme?

Nusantarakini.com, Jakarta – Kapitalisme itu basisnya ialah pelayanan tanpa jeda dan makin meningkat terhadap nafsu manusia, khususnya pelayanan terhadap kebutuhan biologis. Sementara puasa justru sebaliknya: pelayanan terhadap kebutuhan ruhani manusia yang membutuhkan peningkatan kedekatan kepada Penciptanya. Dua hal ini, puasa ramadlan dan kapitalisme, dua hal yang bertolak belakang secara filosofis dan motif. Tapi kenapa kapitalisme…

Read More

Inilah Doanya Kaum 212 Menyambut Ramadlan Kariem

Nusantarakini.com, Jakarta – Selamat datang ramadlan, selamat datang bulan hamba mengabdi pool kepada-Mu. Bulan bersyukur dan merengek ampunan kepada-Mu. Setahun penuh kami berada dalam hiruk-pikuk menumbangkan hamba-Mu yang arogan. Setahun penuh kami menghadapi jahatnya tirani konglomerat yang bersekongkol dengan penguasa. Kini atas izin-Mu, atas kekuasaan-Mu hamba-Mu yang pongah itu telah berlalu dari hadapan kami. Kau…

Read More