Politik

Pengamat: Pemasangan Anies-Sohibul di Pilgub Jakarta Tidak Aman. Ini Sebabnya

Anies Baswedan saat acara halal bihalal bersama para Relawan di Jakarta. (Foto: Facebook Anies Baswedan)

“Karena tidak strategis bagi Anies. Kalau Anies dipasangkan dengan Iman, ini pasangan AMAN yang tidak aman. Karena mereka mutar di rumah sendiri.”

Nusantarakini.com, Jakarta –

Deklarasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengusung pasangan Anies Baswedan dan Sohibul Iman untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta dinilai kurang strategis untuk meningkatkan suara pemilih.

Pengamat politik dan kebijakan publik, Ray Rangkuti mengatakan baiknya Anies Baswedan dipasangkan dengan sosok nasionalis agar suara pemilih dapat bertambah.

“AMAN (Anies-Iman) itu seperti jalan di rumah sendiri. Anies itu pemilihnya orang PKS. Idola warga PKS ya Anies. Jadi kalau dipasangkan dengan orang PKS, itu sama jalan di rumah sendiri. Saya kira harus diperhatikan betul AMAN ini,” kata Ray di Jakarta Pusat, Rabu (26/6/2024) dikutip MediaIndonsia.com

“Saya kira pasangan AMAN ini tidak ‘aman’ di Jakarta. Potensi mereka tidak melebar, mereka menutup diri justru. Dengan memasangkan Anies dan Iman, itu artinya memasangkan dua orang yg bersaudara. Sulit,” imbuhnya.

Menurut Ray, masyarakat Jakarta ingin ada sosok pemimpin yang mencerminkan pluralitas. Karena itu, baiknya Anies dapat dipasangkan oleh sosok yang di luar dari tokoh agamis.

“Masyarakat Jakarta menginginkan warna plural. Nasionalis agamis misalnya. Istilah saya, itu sama saja mereka berkeliling di rumah sendiri. Potensinya saya kira (menjaring suara) di bawah 50 persen. PKS sendiri membutuhkan keteguhan dari partai lain,” jelasnya.

Ray menegaskan, PKS butuh empat kursi lagi untuk mendorong Anies jadi calon Gubernur Jakarta. Kata di, perlu ada negosiasi lebuh lanjut untuk memutuskan siapa calon wakil terbaik yang akan mendampingi Anies.

“Hari ini saya dengar melalui akun Instagram Anies akan mengomunikasikan pencalonan PKS ini. Bahasa saya sih bukan mengomunikasikan, dalam pengertian Anies mencari kekuatan politik yang memungkinkan untuk membatalkan ketetapan ini,” ucapnya.

“Karena tidak strategis bagi Anies. Kalau Anies dipasangkan dengan Iman, ini pasangan AMAN yang tidak aman. Karena mereka mutar di rumah sendiri,” sambung Ray Rangkuti mengakhiri. [Mc/Dis/Z-7]

*Sumber: Media Indonesia.

Terpopuler

To Top