Bagaimana Sebaiknya Rakyat Bersikap Terhadap Gencarnya Kampanye Pilpres?

Nusantarakini.com, Jakarta – Rakyat banyak yang bingung bagaimana sebaiknya menghadapi gencarnya kampanye dan propoganda pilpres yang dilancarkan oleh masing-masing tim pasangan capres. Sebagian ada yang larut emosional, dan sebagian lagi menyambut kampanye itu dengan santai. Rakyat sebaiknya jangan terbawa larut ke dalam penggiringan yang dilancarkan oleh masing-masing tim. Sebab memang yang diinginkan oleh mereka ialah…

Read More

Mau Tahu Berapa Banyak Musuh Prabowo? Baca di Sini!

Nusantarakini.com, Jakarta –  Kawan-kawan pendukung #2019GantiPresiden, khususnya pendukung Prabowo Subianto (PS). Saya percaya, Anda semua tahu siapa-siapa yang akan menjegal Pak PS untuk merebut kekuasaan rakyat lewat pilpres 2019. Tetapi, andaikata ada yang lupa, bolehlah saya ingatkan di sini. Pak Prabowo itu banyak sekali musuhnya. Orang-orang yang selama ini menjual kedaluatan negara, hampir pasti akan…

Read More

Kedua Cawapres Kita Sama-sama Pejantan Tangguh. Ini Ceritanya

Nusantarakini.com, Jakarta – Pak Mahfud bolehlah kesal dengan Kyai Ma’ruf yang berhasil mengalahkannya dalam perebutan cawapres pilihan Jokowi. Habis Pak Mahfud kalah agresif, sih. Para muslim lurus bolehlah kecewa dengan kenyataan bahwa Sandi Uno berhasil menyabet tiket cawapres mengalahkan Habib Salim dan UAS yang kesannya ogah-ogahan. Habis yang lain adu jaim, sih. Tapi satu hal, kalau bukan karena mereka…

Read More

Pilpres Jahiliyah Harus Distop! (3)

Nusantarakini.com, Jakarta –  Dengan Pemilihan Presiden yang diawali dengan seleksi oleh MPR terhadap ratusan Calon, maka tidak akan ada Money Politics seperti yang selama ini terjadi. Sebagai bangsa Nusantara (Nusa-Anta-Tarok, Jagoan dari Negara Kepulauan) yang Gagah Perkasa, praktek-praktek “Jahiliyah” macam Money Politics itu harus diharamkan. Kita masih ingat, bagaimana di zaman Pak Harto berlangsung Serangan-serangan…

Read More

Abdul Somad Tidak Akan Nyari Konyol Jadi Jurkam Prabowo Sementara Cawapres Saja Dia Tolak

Nusantarakini.com, Jakarta – Banyak yang mengharap-harap agar Ustadz Abdul Somad (UAS) dapat berpartisipasi sebagai jurkam bagi pasangan Prabowo – Sandi. Malahan nama-nama jurkam sudah beredar dengan mencantumkan nama Ustadz dari Riau ini. Tentu saja jika UAS duduk sebagai salah satu jurkam, tidak saja buruk bagi citranya malahan menjadi bahan olok-olok orang lain. Sebab, pada saat dia menolak menjadi cawapres atas alasan…

Read More

Andi Arief, SBY dan Keteladanan Sandi Uno

Nusantarakini.com, Jakarta –  Andi Arief berhari-hari menyerang Sandi Uno dengan menuduh Sandi melakukan “money politics” untuk meraih kursi cawapres pasangan Prabowo. Menurutnya, sebagaimana yang dia tweets, Sandi telah membayar Rp. 500 milyar kepada PKS dan PAN. Sehingga, Prabowo yang semula, menurutnya, meminang Agus Yudhoyono, batal, dan beralih ke Sandi. Serangan ke Sandi ini dilakukan setelah…

Read More

Dakwah dengan Pendekatan Marketing dan Komodifikasi Agama (7)

Komodifikasi agama adalah memfungsikan agama bukan sebagai hubungan sakral antara manusia dan yang maha kuasa, melainkan komoditas yang diperjualbelikan  mengikuti hukum keuntungan finansial.  Agama dikemas dengan biaya murah serta disukai dan harga tinggi.  Untuk itu materi dakwah perlu menghibur saja,  karena pasar membutuhkan hiburan, tidak perlu berisi nilai-nilai agung yang mencerahkan rohani.  Karena nilai-nilai agung…

Read More

Koalisi Fatamorgana, Pandangan Politik YIM

Nusantarakini.com, Jakarta –  Koalisi keumatan itu hanya fatamorgana yang tidak pernah ada di alam nyata. Partai Bulan Bintang (PBB) tidak pernah terlibat di sana, bahkan kita komplain nama kita dibawa-bawa tanpa pernah diajak bicara. Berkali-kali Sekjen dan Fungsionaris DPP PBB menghubungi Partai Gerindra dan PAN mengenai koalisi yang digagas Habib Rizik itu, tetapi tidak ada…

Read More

Catatan Dahlan Iskan: Tafsir Wapres Untuk Nasib Sendiri

Nusantarakini.com, Jakarta –  Tafsir Wapres Untuk Nasib Sendiri Multi tafsir. Mengapa Jokowi pilih Ma’ruf Amin. Dan mengapa Prabowo pilih Sandiaga Uno. Tafsir 1: Dua-duanya percaya diri. Berani tidak ambil tokoh dengan rating tinggi. Jokowi mungkin percaya omongan ini: disandingkan dengan sandal jepit pun akan menang. Pasangan yang dipilih tidak harus yang bisa menambah suara. Yang…

Read More

Pilpres Jahiliyah Harus Distop! (2)

Nusantarakini.com, Jakarta –  Memang sistem Pilpres dan Pileg sekarang ini adalah Sistem Jahiliyah yang harus distop. Kecuali tidak akan mungkin menghasilkan Kepemimpinan yang diinginkan dan dibutuhkan Rakyat, Bangsa dan Negara, juga mengakibatkan Negara kacau dan rusak. Yang akhirnya akan menjadi santapan para penjajah Asing dan Aseng. Kalau sistem ini berlanjut sampai di 2019, siapa pun…

Read More

Siap Menangkan Pilpres, KPN-GP 2019 Dukung Penuh Prabowo-Sandi

Nusantarakini.com, Jakarta –  Paska pendaftaran di KPU yang dilakukan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salamuddin Uno sebagai Capres-Cawapres, Komite Persatuan Nasional-Ganti Presiden (KPN-GP) 2019 menyatakan dukungan penuhnya pada paslon pemimpin nasional tersebut. Hal itu disampaikan Ketua Komite, Yudi Syamhudi Suyuti di sekretariat KPN-GP 2019 dalam keterangan tertulisnya kepada Nusantarakini.com, Jakarta, Sabtu (11/8/2018). “Tentu Komite mendukung penuh…

Read More

Semoga Sikap Politik Kita Berkarakter Sesuai Tuntunan Islam

Nusantarakini.com, New York –  Apapun dan bagaimanapun sikap politik kita, hindari kata kasar, saling memburukkan, menjatuhkan, dan memfitnah. Saya yakin, mereka yang terpilih menjadi calon itu adalah putra-putra bangsa terbaik, minimal dalam pandangan pemilihnya. Merasa baik, merasa benar, merasa membawa misi kemaslahatan, apalagi merasa beragama, tapi menjelek-jelekkan bahwa lawan politik sekalipun adalah hal yang paradoksial….

Read More

Kekalahan Jokowi Semakin di Pelupuk Mata

Nusantarakini.com, Jakarta –  Euforia Ustadz Abdul Somad (UAS) yang didesak dan dipaksa maju mendampingi Prabowo Subianto (PS), rupanya dibaca dan disikapi tim koalisi pemenangan Jokowi secara salah. Blunder dengan Ikut-ikutan terpancing memasang KH. Ma’ruf Amin sebagai cawapresnya. Fenomena UAS sangat berbeda dengan sikap politik Jokowi tersebut. UAS merupakan hasil dari ijtima ulama yang rindu dan…

Read More

Pilpres Jahiliyah Harus Distop!

Nusantarakini.com, Jakarta –  Pemilu tahun 1999 diikuti oleh 48 Partai Politik. Sebuah lompatan besar pasca Soeharto dengan 2 Partai dan 1 Golongan, terakhir pada Pemilu 1997. Antara 1997 dan 1999 terlalu dekat, sehingga perubahan besar itu tidak menimbulkan perbaikan pada Kepemimpinan Negara ini secara signifikan. Rakyat masih terbelenggu oleh pikiran Orde Baru. Bahkan membawa pula…

Read More