Nusantarakini.com

Internasional

Iran Hancurkan Pusat Data Amerika Serikat di Timur Tengah

Disampaikan Oleh Chen Yi Jing, Pemerhati Geopolitik.

Nusantarakini.com, Jakarta –

IRAN menyerang pusat data perusahaan-perusahaan Silicon Valley Amerika Serikat (AS) seperti Microsoft, Google dan Amazon di Timur Tengah dengan serangan yang sangat presisi, cerdas dan mematikan.

Ini juga membuktikan AS hanyalah “Harimau Kertas.” Mengapa demikian?

Tampaknya, Iran tidak bergerak sendirian. Ada sinyal kuat bahwa di balik langkah-langkah strategisnya, terdapat arahan dan dukungan dari kekuatan besar yang memahami bagaimana perang modern benar-benar bisa dimenangkan. Ini bukan hanya di medan tempur, melainkan juga di medan data.

Mungkin perlu kita sadari, di era sekarang, big data adalah jantung dari Artificial Intelligent (AI) dan merupakan sistem intelijen militer AS di Timur Tengah. Jika jantung ini dilumpuhkan, dampaknya bukan sekedar gangguan operasional. Melainkan potensi runtuhnya keunggulan teknologi yang selama ini menjadi fondasi dominasi militer AS di dunia.

Lebih dari itu, kekuatan teknologi ini juga menopang kepercayaan global terhadap raksasa-raksasa teknologi Amerika. Selama ini, valuasi tinggi saham mereka bukan hanya soal bisnis, melainkan juga simbol dari dominasi sistem global.

Nah, jika fondasi ini terguncang, maka yang runtuh bukan sekadar infrastrukturnya saja, melainkan kepercayaan dunia yang sulit untuk dibangun kembali.

Pangkalan militer mungkin bisa dibangun kembali, tapi kepercayaan pasar global terhadap saham, obligasi dan nilai dolar, itu tidak bisa diperbaiki dalam waktu singkat.

Harusnya kita tidak bisa dan tidak boleh terus bergantung pada satu kekuatan yang selama ini membangun hegemoninya dengan menekan negara-negara yang lebih lemah.

Ketika berhadapan dengan negara yang memiliki kapasitas keberanian dan kekuatan seperti Iran, maka terlihat jelas seberapa kekuatan AS yang sebenarnya.

Dunia sedang berubah cepat, keseimbangan baru sedang terbentuk. Dan mungkin bagi Asia Tenggara ini adalah momen untuk bersikap realistis, lebih mandiri dan tidak lagi menggantungkan masa depan pada ilusi kekuatan Barat yang tidak terkalahkan. Dan kita semua juga harus mulai beradaptasi dengan perubahan cepat seperti ini. [mc]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Copyright © 2015 Flex Mag Theme. Theme by MVP Themes, powered by Wordpress.

To Top