Nasional

Sentuh Persoalan Masyarakat, Gerakan Ekonomi Kerakyatan Jarnas Tapanuli Selatan Resmi Dimulai


14 January 2023, 15:23
Peresmian Gerakan Ekonomi Kerakyatan Jarnas ABW Tapanuli Selatan
Dilihat   123

NUSANTARAKINI.COM _ Gerakan ekonomi kerakyatan Jaringan Nasional (Jarnas) ABW Kabupaten Tapanuli Selatan resmi dimulai sejak Jumat (13/1/2023).

Dalam acara peresmian tersebut, Syarif Lubis selaku Ketua DPD Jarnas ABW Kabupaten Tapanuli Selatan menyampaikan, perjuangan memenangkan Anies Baswedan adalah bagian dari cita-cita mewujudkan bangsa yang makmur dan berkeadilan. Sehingga, gerakan ekonomi kerakyatan tersebut merupakan bagian dari perjuangan untuk meraih tujuan yang diharapkan.

Selanjutnya, ditambahkan juga, gerakan-gerakan politik dalam upaya pemenangan tidaklah cukup jika hanya dilakukan lewat serangkaian kata-kata, namun harus diiringi lewat aksi-aksi nyata.

Syarif mengungkapkan, Jarnas ABW Kabupaten Tapanuli Selatan juga berkeinginan untuk bisa hadir di tengah-tengah masyarakat.

“Menyentuh berbagai persoalan kehidupan mereka lewat gerakan ekonomi kerakyatan,” ungkapnya.

Selain itu, menurutnya, gerakan ekonomi kerakyatan ini akan dijadikan sebagai simbol perjuangan di Kabupaten Tapanuli Selatan.

“Dengan mengucapkan Bismillahirahmanirrahim, dari bumi Tapanuli Selatan, kami sampaikan pada seluruh rakyat Indonesia bahwa pada hari ini 13 Januari 2023, gerakan ekonomi kerakyatan Jaringan Nasional relawan Anies Baswedan Kabupaten Tapanuli Selatan resmi dimulai,” serunya.

Dimulainya gerakan ekonomi kerakyatan itu ditandai dengan turunnya satu ton beras di ranting Jarnas ABW ranting Desa Sisundung, Tapanuli Selatan.

“Nantinya akan ada bahan pokok lainnya. Prosesnya masih bertahap,” ujarnya.

Syarif menjelaskan, proses jual-belinya nanti akan menjadi tugas pengurus ranting.

“Untuk harganya, kami pastikan di bawah harga pasar karena seperti yang disampaikan sebelumnya, tujuan dari gerakan ekonomi kerakyatan ini adalah untuk menyentuh persoalan yang ada di masyarakat, salahsatunya soal harga kebutuhan pokok yang mahal,” jelasnya.

 

Facebook Comments

Most Popular

To Top
error: Content is protected !!