Pendidikan

NIK Jadi Kendala Saat Daftar KIP Kuliah, Begini Cara Atasinya


27 March 2022, 17:30
Ilustrasi
Dilihat   83

NUSANTARAKINI.COM-Saat mendaftar KIP Kuliah, permasalahan terkait NIK atau nomor induk kependudukan kerap dialami oleh para siswa. Menurut Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Abdul Kahar, salah satu alasannya biasanya karena ada orang lain yang salah mengetikkan NIK yang bukan miliknya.

“Cuma yang perlu memang dipastikan adalah NIK yang paling sering bermasalah. Terkadang apakah mungkin awalnya salah ketik atau mungkin ada orang yang salah ketik sehingga menggunakan NIK kita,” jelas Kahar dalam acara virtual Silaturahmi Merdeka Belajar: Semua Bisa Kuliah dengan KIP Kuliah, Kamis (24/03/2022), dikutip dari detik.edu, Ahad 27 Maret 2022.

Kahar mengingatkan agar pendaftar yang mengalami hal ini tidak perlu panik. Siswa dapat meminta tolong ke operator sekolah untuk memperbaiki data di Dapodik (Data Pokok Pendidikan).

“Dapodik itu kan, operatornya ada di sekolah. Jadi harus diperbaiki dari sekolah,” sebutnya.

“Kami hanya mengambil data dari Dapodik yang ada di Pusdatin, tapi perbaikannya kan, bagaimana dia sendiri melakukan updating pribadi,” imbuh Kahar.

Di samping itu, pihak help desk KIP Kuliah terbuka selama 24 jam dan email mereka selalu siap sedia. Kahar menambahkan, dia pun sering merespons pertanyaan melalui Instagram Puslapdik.

“Saya langsung merespons apa-apa yang menjadi pertanyaan,” ucap Kahar.

Program KIP Kuliah tahun 2022 sendiri tidak ada perubahan dalam hal mekanisme maupun kebijakan, sebab satuan UKT dan biaya hidup sudah dinaikkan pada tahun sebelumnya. Namun, menurut Kahar yang berbeda adalah animo mahasiswa.

“Kami melihat pada tahun 2021 yang lalu, tahun 2020 akreditasi A masih sekitar 20 persen. Nah, begitu KIP Kuliah Merdeka kita naikkan harga satuan biayanya, tahun 2021 bergeser menjadi 24 persen,”

Kahar optimis tahun ini siswa KIP Kuliah yang mendaftar ke prodi akreditasi A bisa naik sampai 26 persen. Menurutnya, dengan melakukan sosialisasi lebih awal melalui berbagai kanal, maka peningkatan semacam ini bisa kembali terjadi tahun ini.

Facebook Comments

Most Popular

To Top
error: Content is protected !!