Warkop-98

Jawaban atas Framing Jahat Alasan Berhentinya ABW dari Jabatan Mendiknas


21 April 2021, 10:23
Dilihat   2.8K

Nusantarakini.com, Jakarta – 

Seorang bernama Dar II di FP ini mengunggah screen shot komentar netizen “Dulu wkt Anies jd Menteri jg pernah kelebihan anggaran tunjangan guru sampai triliunan, setelah itu ia dipecat”. Dar II menyebarkan framing yang sangat jahat.

Bagaimana yang sesungguhnya terjadi? Teman kita, Areef Rahman, menjawab setelah melakukan pengecekan informasi. Begini tulisannya.

**

Dar II Terkait kelebihan dana Tunjangan Profesi Guru (TPG) dari foto artikel yg anda share di atas. Diramaikan seakan akan itu indikasi Pak Anies korup di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Padahal asal verifikasi dikit aja, google google dikit aja. Langsung keliatan yang sebenarnya.

TPG bukan anggaran Kemdikbud. Itu dana transfer daerah karena guru adalah PNS Pemda. (Fakta ini banyak yang tidak tahu, bahwa terkait pendidikan di daerah sebenarnya dibawah pemda bukan kementerian) Jadi transfer dari Kementerian Keuangan langsung jatuh ke Pemda. Selama ini Pemda mengusulkan anggaran pegawai yang terlalu banyak. Sehingga sering terjadi sisa.

Jumlah Guru di banyak daerah rata-rata sekitar 80% dari total PNS di daerah tersebut. Besar jumlahnya. Sering kali, guru sudah pensiun, atau mutasi tapi oleh pemda tetap dicatat sbg pegawai sehingga ketika dijumlahkan secara nasional jadi timbul kelebihan anggaran.

Masalah ini sudah ada sejak 2007. Bahkan di tahun 2013, kelebihan anggaran di Pemda telah mencapai Rp 10 T, dan Irjen Kemdikbud saat itu juga sudah permasalahkan ini.

Makanya Kemendikbud minta ke Kemenkeu supaya Rp 23,3 T kelebihan anggaran tersebut tidak disalurkan.

Jadi pemotongan ini bukan inisiatif Menteri Keuangan (yg baru dilantik 27 Juli 2016) tapi melanjutkan hal baik (tuh, lagi lagi melanjutkan program baik / hal baik dari pendahulunya) yang sudah dimulai Kemdikbud sejak bulan Mei 2016, di era Mendikbud Anies dan Menkeu Bambang Brodjonegoro.

Jadi andaikan orang-orang mau lebih sabar dan tidak langsung nurut diarah arahkan oleh pihak lain yang juga mungkin buru buru, ini justru prestasi Pak Anies. Nah ini Pak Anies justru selamatkan dana kelebihan sekitar 23.3 Trilyun.

https://m.tempo.co/read/news/2016/08/27/079799434/pemangkasan-tunjangan-guru-ternyata-diusulkan-kementerian-pendidikan

http://nasional.kompas.com/read/2016/08/28/11431651/kelebihan.anggaran.tunjangan.profesi.guru.karena.silpa.daerah.sejak.2007

https://acdpindonesia.wordpress.com/2013/09/10/dana-rp-10-triliun-mengendap-di-pemda/em

Kejadian seperti di atas, itu terjadi berulang ulang dalam beberapa waktu terakhir ini. Orang orang tidak mau sabar dulu dan mencoba meresap informasi yang dia terima dengan baik, akhirnya terburu buru lalu malah ikut ikutan menyebarkan yang salah.

**

Terimakasih Areef Rahman, telah membeberkan fakta sebenarnya. Anda benar, framing jahat ini sudah lama dihembuskan. Saya juga sudah pernah menuliskannya di cacatan FB.

Tatak Ujiyati
(catatan pagi)

Facebook Comments

Most Popular

To Top
error: Content is protected !!