Politik

Ada Apa Tokoh Keuangan Syariah Indonesia Ini Sampai Mencalonkan Diri untuk DPR?

Nusantarakini.com, Jakarta –

Farouk Abdullah Alwyni akan mencalonkan diri untuk anggota DPR RI dari Dapil Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Luar Negeri. Jika tak ada aral melintang, dia akan dicalonkan melalui Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Berkaitan dengan hal tersebut, Farouk telah siap dan mempunyai alasan rasional. Menurut dia, untuk memperbaiki negara demokratis semacam RI, masuk sebagai anggota DPR merupakan cara yang logis dan konstitusional.

“Bagaimana bisa kita benar-benar merealisasikan sila kelima Pancasila, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, ataupun amanah konstitusi (Pasal 33 UUD 1945) untuk menjadikan segala macam sumber daya yang ada di bumi Indonesia ini untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, tentu akan sangat tergantung dengan bagaimana UU yang ada bisa menerjemahkan hal tersebut,” ujarnya. “Bicara UU, desain dan eksekusinya, jelas bicara DPR sebagai Law Maker. Di sinilah urgensinya peranan DPR itu,” imbuhnya.

Dia juga menyoroti pentingnya fungsi anggaran yang melekat pada DPR. “Fungsi anggaran akan terkait dengan wewenang untuk memastikan sejauh mana efektivitas dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan apakah APBN tersebut bisa benar-benar membawa kemaslahatan bagi sebagian besar rakyat Indonesia, dan bukan hanya bermanfaat bagi sekelompok orang. Dalam fungsi anggaran ini DPR juga berwenang memastikan bahwa pengelolaan keuangan negara telah dilakukan dengan benar. Dan, terakhir yang tidak kalah pentingnya adalah DPR mempunyai wewenang untuk memastikan aset dan keuangan negara benar-benar digunakan untuk kesejahteraan rakyat, dan bukan kesejahteraan sekelompok orang saja,” imbuhnya.

Menurut dia, DPR dapat saja mengoptimalkan setiap segi dari fungsi-fungsinya. Tergantung kualitas dan kemauan anggota DPR yang bersangkutan.

“Fungsi pengawasan misalnya, pada dasarnya untuk memastikan bahwa pelaksanaan kebijakan pemerintah benar-benar untuk kemaslahatan masyarakat banyak. Juga mengawasi bahwa pemerintah tidak melakukan pelanggaran terhadap UU maupun APBN yang telah di setujui.

Satu fungsi penting lainnya yang benar-benar berhubungan dengan kepentingan masyarakat Indonesia adalah tugas dan wewenang untuk menyerap, menghimpun, menampung, dan menindak lanjuti aspirasi rakyat,” tambahnya.

“Jadi, suka atau tidak suka, kita bisa lihat betapa pentingnya peran DPR dalam proses kenegaraan kita sekarang ini. Kita mungkin sering kesal dengan partai-partai yang ada, kita mungkin kesal dengan kelakuan beberapa (atau banyak? anggota DPR yang suka “ngobjek” dan menjadi “rent seeker”, yang hanya cari uang, kuasa, dan popularitas. Tetapi dalam konteks ketatanegaraan kita DPR sebagai satu lembaga tinggi negara memainkan peran yang sangat penting dalam penyelenggaraan negara ini,” tandasnya.

Sekelebat Profil Farouk Abdullah Alwyni

Farouk Abdullah Alwyni memiliki pengalaman panjang selama 13 tahun dalam sektor financial, dengan spesifikasi keahlian meliputi insurance, development finance, trade finance, leasing, syndicated finance, treasury & Islamic treasury products, remittance, investment services, correspondence banking, FI Financing & Funding, and Hajj-based FI Businesses. Basis awalnya di Islamic Development Bank (IDB) di Saudi Arabia.

Ia telah berhasil menghandle ratusan juta US$ IDB trade financial sebagai operasional dari wilayah Asia & CIS seperti Bangladesh, Indonesia, Iran, Kazakhstan, Maldives, dan Tajikistan. Dia kembali ke Indonesia untuk menjadi anggota dari executive management of PT. Al-Ijarah Indonesia Finance (ALIF), Perusahaan Sewa Islam Pertama pada tahun 2007-2009 dan PT. Bank Muamalat Indonesia (BMI) pada 2009-2011.

Saat ini, dia juga merupakan Chairman CISFED dan tengah merampungkan studi S3 di University Sains Malaysia. CISFED dikenal memiliki konsentrasi pengkajian tentang ekonomi syariah, pemerintahan yang bersih dan relasi ekonomi dan politik dengan basis falsafah dan etik Islam. (das)

Terpopuler

To Top