Pendidikan

Sejumlah Tokoh Nasional Hadiri Halalbihalal UICI


12 May 2022, 5:11
Dilihat   42

NUSANTARAKINI.COM-Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) menggelar acara Halal Bihalal secara hybrid pada Rabu (11/05/2022) di Graha Binakarsa, Kuningan, Jakarta Selatan.

Halalbihalal ini mengangkat tema Membangun Peradaban di Era Digital untuk Keadilan dan Kesejahteraan Bangsa.

Hadir dalam acara ini diantaranya Menteri Koordinator (Menko) bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Ketua Dewan Penasihat Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Akbar Tandjung, Ketua Majelis Pendidikan Tinggi KAHMI Prof. Siti Zuhro, dan Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia.

Menko bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD juga hadir melalui Zoom Meeting.

Rektor UICI Prof Laode Masihu Kamaluddin dalam sambutannya mengatakan bahwa Halalbihalal yang diselenggarakan ini merupakan yang pertama sejak universitas ini didirikan.

Ia pun mengajak para peserta untuk menjadikan momentum Halalbihalal sebagai media untuk saling bermaafan dan memperkuat tali silaturahmi.

“Selamat hari raya Idulfitri, 1 Syawal 1443 Hijriah, Mohon maaf lahir dan batin. Kalau ada kesalahan mudah-mudahan dalam kesempatan ini kita semua dapat bermaaf-maafan kemudian mengembangkan tali silaturahim diantara kita,” kata Prof. Laode.

Sementara itu Prof. Siti Zuhro menyampaikan bahwa momentum Halalbihalal ini harus mampu memperkuat tali ukhuwah islamiah sesama alumni.

“Kami mengharapkan sebagai Majelis Pendidikan Tinggi KAHMI, UICI mampu menyatukan alumni-alumni kita, para profesor kita, doktor kita, intelektual kita, untuk sama-sama membangun UICI yang kita harapkan mampu mengaplikasikan sosok graduate yang betul-betul bisa bermanfaat untuk Indonesia,” kata Prof. Siti Zuhro.

Ia mengharapkan era digital saat ini mampu menghadirkan satu peradaban baru, peradaban yang tentunya bagi bangsa Indonesia, bagi penerus khususnya orang-orang muda Indonesia.

“UICI hadir untuk menyempurnakan, untuk ikut membangun agar orang-orang muda Indonesia betul-betul memberikan, memiliki satu peradaban, tidak hanya keislaman dan keindonesiaan, tapi di situ nilai-nilai ke-HMI-an dengan nilai-nilai Insan Cita bagaimana dengan digital nanti mampu memberikan satu kepemimpinan yang luar biasa,” lanjutnya.

Ahmad Doli Kurnia menambahkan UICI merupakan kontribusi nyata keluarga besar KAHMI terhadap pengembangan intelektual dan pengembangan kemajuan dengan tetap menjaga visi Keindonesiaan dan Keislaman.

“Oleh karena itu kita punya tanggung jawab besar untuk bisa terus menjaga dan mengembangkan universitas yang kita cintai,” lanjut Doli.

Doli mengungkapkan saat ini tidak banyak ormas Islam yang memiliki perguruan tinggi. KAHMI menjadi salah satu yang pertama, khususnya di bidang universitas digital.

“Oleh karena itu karena pertama kita bukan hanya sekedar jadi yang pertama tetapi juga menjadi lokomotif seterusnya. Oleh karena itu kita harus punya terobosan-terobosan baru agar UICI menjadi lebih baik di masa depan,” imbuh Doli. (*)

Facebook Comments

Most Popular

To Top
error: Content is protected !!