Warkop-98

Mohon Pencerahan Kiai Ma’ruf Amin


23 September 2020, 6:50
Dilihat   1.4K

Nusantarakini.com, Surabaya – 

Orang-orang tua pendahulu saya mengajarkan sedikit tentang ilmu agama sebatas yang beliau mampu, bukankah sebaik-baiknya contoh adalah Nabi Muhammad SAW?

Orang tua dan kakek serta pendahulu mengingatkan agar mencontoh Nabi besar Muhammad SAW sebagai seorang muslim, banyak pemuda era jaman kenabian bisa menjadi panutan.

Saya nukil dan copas dari literatur sejarah Islam:

1. Sa’ad bin Abi Waqqash seorang pemuda yang ahli dalam kemiliteran, meski baru usia 17 tahun sudah menjadi komandan perang era kepemimpinan Umar bin Khattab. Sa’ad adalah orang pertama yang melepaskan anak panah di jalan Allah.

2. Usamah bin Zaid, pada usia 18 tahun dipercaya Rasulullah untuk memimpin pasukan yang di dalamnya ada sahabat-sahabat ternama, seperti Abu Bakar dan Umar bin Khattab. Pasukannya berhasil dengan gemilang mengalahkan tentara Romawi.

3. Atab bin Usaid diangkat menjadi Gubernur Makkah pada usia 18 tahun. Dua ksatria yang membunuh Abu Jahal dalam perang Badar, Mu’adz bin Amr bin Jamuh dan Mu’awwidz bin ‘Afra, juga masih berusia belasan tahun.

4. Di bidang keilmuan, ada Zaid bin Tsabit, pemuda Anshar yang masuk Islam pada usia 11 tahun. Pada masa Perang Badar dan Uhud, dengan semangatnya Zaid pernah memohon diizinkan berperang, namun ditolak oleh Rasulullah karena masih terlalu kecil. Ia baru diizinkan berperang pada masa Perang Khandaq tahun 5 H.

Kecerdasan Zaid membuat pemuda ini dipercaya menjadi penulis wahyu oleh Rasulullah. Ia mampu menguasai berbagai bahasa dalam tempo singkat. Pada masa kodifikasi Alquran, Khalifah Abu Bakar pertama kali menunjuk Zaid untuk menghimpun ayat-ayat Alquran.

5. Abdullah bin Mas’ud, salah satu golongan masuk Islam pertama Assabiqunal Awwalun yang dikaruniai kepandaian dalam membaca Alquran. Dengan berani, berulang kali Ibnu Mas’ud membacakan ayat-ayat Alquran di hadapan pemuka Quraisy yang tengah berkumpul di Ka’bah. Kaum Quraisy langsung berang dan menghajarnya, namun tidak membuat Ibnu Mas’ud surut. Dia merupakan satu dari empat orang yang kepadanya umat diwasiatkan untuk mempelajari Alquran.

6. Mu’adz bin Jabal juga masih berusia muda saat memeluk Islam di tangan Mus’ab bin Umair. Rasulullah memujinya sebagai orang yang paling mengetahui tentang halal dan haram. Anas bin Malik juga masih berusia 10 tahun saat menjadi pelayan Rasululah. Ia termasuk salah satu sahabat yang banyak meriwayatkan hadis dari Rasulullah.

7. Ibnu Abbas, masih berusia sangat muda saat menjadi rujukan para sahabat dalam memahami Alquran. Ibnu Abbas mendapat pendidikan langsung dari Rasulullah SAW. Oleh Umar bin Khattab, Ibnu Abbas sejak awal telah diikutkan dalam musyawarah para pembesar Madinah. Ketika para sahabat senior protes dan bertanya mengapa anak kecil itu diikutkan, Umar menunjukkan bahwa kapasitas keilmuan Ibnu Abbas memang pantas ada di sana.

8. Mush’ab bin Umair, seorang pemuda kaya, rupawan, dan terpandang di Makkah. Ia rela meninggalkan keluarga, kemewahan, dan kehormatan di tengah kaumnya demi Islam. Mush’ab adalah duta pertama dalam sejarah Islam.

Ia diminta Rasulullah SAW mengajar Alquran kepada penduduk Madinah. Ketika itu, di antara sahabat Rasulullah sebenarnya masih ada beberapa sahabat yang lebih tua dan lebih berkedudukan, tetapi Rasulullah SAW punya pertimbangan sendiri mengutus Mush’ab.

9. Ali bin Abi Thalib. Perannya mencakup berbagai bidang. Dia adalah seorang ulama, pemimpin, sekaligus pejuang. Ali merupakan salah satu orang yang pertama-tama masuk Islam dari golongan pemuda.

Nah semoga seorang ulama apakah lupa dengan literatur sejarah Islam di era kenabian Muhammad SAW, ataukah statement dari Kiai Maruf Amin kapasitas sebagai wakil presiden ataukah ulama?

Jika sebagai seorang wakil presiden mungkin bisa dimaklumi meski dengan sedikit merasa mual karena kapasitas adalah seorang Kiai, jika statement itu keluar dari ulama besar sangat disayangkan … Anda sudah lalai dengan jalan dakwah sebagai seorang muslim!

Semuanya kembali kepada kita masing-masing, terlebih seorang pemuda yang disesatkan influence dan tokoh dan guru bangsa Indonesia. Silakan mencontoh Nabi Muhammad SAW dan mengikuti para pemuda yang dijamin surga oleh Allah atau ikut keranjingan dengan artis K-Pop?

Pilihan tetap ada di tangan pemuda-pemudi Islam siapakah yang akan jadi inspirasi dalam kehidupannya, apakah ikut kata Kiai Maruf Amin ataukah ikut firman Tuhan dan Sunnah Rasulullah SAW.

Semoga Pak Kiai Maruf Amin salah membaca text yang sudah diberikan oleh team, prasangka baik saja pemuda-pemudi. Indonesia agar meniru pemuda-pemudi Korea yang kreatif dan pantang menyerah.

Surabaya, Jawa Timur 22 September 2020.

Sayuh, Pak Supir Trailer, Penulis Lepas Berjiwa Bebas.

Facebook Comments

Most Popular

To Top
error: Content is protected !!