Warkop-98

Djoked: Tuhan Kirim Corona untuk Arogansi Jokowi


27 April 2020, 20:53
Dilihat   3.2K

Nusantarakini.com, Jakarta –

Jokowi takut kehilangan kekuasaannya. Kini cenderung ia pertahankan secara licik. Soal rakyat makin menderita karenanya, emang gue pikirin; yang penting gue enak. Lihat, yang bikin rakyat menderita adalah Jokowi. Jika ia lengser, niscaya rakyat bahagia.

Kiat terakhir Jokowi, menyuruh Prabowo meminta kadernya mendukung Jokowi dengan harapan massa 02 yang jumlahnya 80 juta pemilih itu ikut. Tentu saja tidak ada yang dengerin. Sampai hari ini, tak ada kelompok 02 yang menyeberang. Cuma Prabowo dan Dasco CS.

Mosok Prabowo Subianto bersaksi semua kegiatan Jokowi untuk melindungi rakyat miskin. Ayak-ayak wae si Prabowo ini. Pada faktanya, seluruh kegiatan Jokowi untuk menjadi BACIN (Babu Cina). Contoh: Omnibus “jancok” Law, pengebirian KPK, semua demi oligarkhi dengan Asing – Aseng – Asong. Tolong tunjuk, satu saja yang melindungi rakyat miskin. Ada? Tak satupun. Alhamdulillah, Allah mengirim Corona (khusus ke Indonesia) untuk menghancurkan sandiwara kelicikan Jokowi.

Pilihan paling gawat mengemuka, pekan lalu: pemerintah Jokowi mau cetak uang. Belum pernah opsi seperti itu sejak Reformasi yang cetak uang merah. Opsi cetak uang hanya menunjukkan satu substansi: super darurat ekonomi.

Bagus juga, paling inflasi besar-besaran. Mosok Paduka Jokowi bisa kalah dengan Paduka Idi Amin. Utang sudah lebih Rp 6.300 Triliun. Mau utang lagi, tak ada yang mau ngutangi. Lagi pula, kondisinya sama-sama bangkrut. China, pertumbuhannya minus 4,3%. Boro-boro mau ngutangi Jokowi. Mau ngutang ke lembaga keuangan Barat (WB, IMF, ADB) tak bisa. Semua negara Eropa juga bangkrut, antre mau ngutang ke situ. IMF nya bangkrut. Ngutang ke AIIB? Juga bangkrut. Semua negara anggota antre mau pinjam duit ke AIIB.

Luar biasa si Corona ini. Jokowi masih ketawa ketiwi, ketika siuman dari tawanya, Indonesia telah bangkrut. Kesombongan Jokowi, dibalas tunai oleh Covid-19. Luhut Binsar yang lagunya investasi, langsung bungkam. Siapa yang mau beli investasi kau? Ada Rp 1.300 T investasi RRC yang sudah ia sign contract sebelum Covid, bubar. Siapa kini yang mau invest di ibukota Penajam kau? Habis!

Sudah dihabisi oleh Corona. Padahal sudah ditantang oleh Luhut “Siapa saja..! “, kata Luhut mengancam publik dengan arogan, pekan lalu.

Kena Covid, Luhut keok. Untungnya KPK sudah dikebiri. Kalau tidak masuk Toba Corporation itu via Perma No 13/2016 ke bengkel KPK.

Sekarang, Indonesia bangkrut. Kabarnya Jokowi punya sejumlah old soldier yang jago bikin negara stabil. Minta dong mereka perbaiki kebangkrutan itu, menjadi tidak bangkrut. Jangan omong gede doang.

Boro-boro, mereka bisanya cuma jadi benalu, menunggangi presiden boneka… Pinokio. Ayo, selamatkanlah Indonesia! [mc]

*Djoko Edhi Abdurrahman, Advokat, Wasekjen DPP KAI, Wasek LP Bantuan Hukum PBNU, mantan Komisi Hukum DPR.

Facebook Comments

Most Popular

To Top
error: Content is protected !!