Tausiah

Pengamat: Jangan Takut dan Menyesal Membela Kebenaran dan Keadilan!

Nusantarakini.com,Jakarta-

TIPS: Berbicara dan berdiam/mendengar harus bisa diimbangi.
Pesan bijak tersebut di bawah ini mungkin bisa kita resapi bersama:

Terkadang ada waktunya kita harus berdiam untuk mengamati dan mendengarkan agar kita lebih banyak memahami, mengerti dan mengetahuinya.

Terkadang ada waktunya kita harus berbicara mengeluarkan pendapat, berekspresi, dan bertanya-tanya, yang terpenting apa yang kita lakukan harus sesuai dengan hukum dan UUD yang berlaku terutama pada pasal 28 UUD 1945. Di situ kita harus memahami ada hak dan juga ada kewajiban yang harus kita taati, semua ini dilindungi oleh undang-undang.

Dari pesan bijak di atas ini, mengapa harus diimbangi antara berdiam dan berbicara?

Karena jika kita berdiam terus menerus maka tidak akan pernah ada solusinya, dan sebaliknya jika terus menerus hanya kita saja yang berbicara maka akan sangat banyak hal fakta kebenaran yang tidak bisa kita pelajari dan ketahui secara bijaksana!!?

Tidak bisa dipungkiri memang pada umumnya dan cukup normal, sifat manusia itu cenderung lebih besar sifat egonya dibandingkan rendah hatinya, sehingga tips bijak ini yang harus sama-sama kita sadari dan perhatikan baik-baik agar terciptanya kebenaran dan keadilan di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Saran dari saya : NO ACTION NOTHING HAPPEN, WHEN YOU TAKE ACTION MIRACLE HAPPEN ( TIDAK ADA TINDAKAN MAKA TIDAK AKAN TERJADI APA PUN, JIKA ANDA MENGAMBIL TINDAKAN MAKA KEAJAIBAN AKAN TERJADI.

HASIL ADALAH AKIBAT DARI TINDAKAN, TANPA ADA TINDAKAN TIDAK MUNGKIN ADA HASIL APA PUN.NAMUN DARI PESAN BIJAK DIATAS INI BERTINDAK PUN HARUS BIJAK BARU BISA TERCIPTANYA KEBENARAN DAN KEADILAN.

DAN INGAT-INGAT: secara bijaksana di setiap tindakan yang kita lakukan, terkadang pasti ada resiko-resiko yang harus kita terima secara fakta atau kenyataan yang akan terjadi, dan pada umumnya semakin besar target yang kita kejar maka terkadang resikonya pun akan semakin besar.

Untuk itu, Apa pun yang akan terjadi kita harus siapkan mental baja yang positif untuk menghadapi segala halangan atau resiko-resiko yang akan datang menghampiri pada kita. Sehinga apapun yang akan terjadi harus kita syukuri dan juga harus kuat dan kuat.

Kemudian jangan pernah ada rasa takut dan jangan pernah ada rasa menyesal yang berkepanjangan, selama kita bertindak yang hanya demi membela kebenaran dan keadilan. Seandainya harus mati di tengah jalan pun, surga akan menjadi milik kita, yang jahat pasti masuk api neraka. [mc]

*Kan Hiung alias Mr.Kan, Pengamat Politik dan Hukum.

Terpopuler

To Top