Politik

Presidium Alumni 212 Siap Melawan Jika Kehormatan Ramadlan dan Ulama Tidak Dihargai


31 May 2017, 15:53
Dilihat   3.1K

Nusantarakini.com, Jakarta –

Presidium Alumni 212 siap melawan apabila kehormatan dan hak-hak azazi para ulama dan aktivis tidak dihargai oleh rezim Jokowi, terutama di bulan yang seharusnya berlangsung teduh dan khidmat ini.

Berikut pernyataan mereka.

PERNYATAAN SIKAP PRESIDIUM ALUMNI 212

Bismillahirahmaanirrahim

Dlm menyambut bulan suci Ramadhan

Kami Presidium Alumni 212 dgn ini menyatakan Sikap sbb:

Demi Menjaga kesucian & menghormati bln suci Ramadhan serta utk menghindari segala macam kegaduhan seharusnya tdk terjadi sehingga dpt mengganggu kekhusyu’an dlm beribadah di bulan suci Ramadhan ini, Maka Kami Menghimbau & meminta kpd Bpk Presiden Jokowi, Menkopulhukam, Kapolri, Kapolda Metro Jaya dan seluruh jajaran aparat dibawahnya.

1. Menghentikan segala bentuk kezaliman2 dlm bentuk kriminalisasi, fitnah, tuduhan makar, Pelanggaran Ham & diskriminasi hukum yang sampai saat ini masih terus terjadi kpd para Ulama, Ustad, Aktivis2 Pro Keadilan, para Mahasiswa & juga Ormas Islam (HTI & Yayasan Keadilan).

2. Membebaskan Ustad Alkhoththoth dkk dr tuduhan makar serta mengeluarkan mereka dr penjara agar mereka dpt bertemu & berkumpul dgn keluarga dlm bulan Ramadhan ini.

3. Memberikan jaminan keamanan bagi Habib Rizieq & keluarga dr segala macam teror, fitnah & kriminalisasi jika kembali pulang ke Indonesia.

4. Mengeluarkan SP3 dr semua tuduhan & sangkaan yang dituduhkan kpd Habib Rizieq, Ustad Bachtiar Nasir, Ustad Munarman & para Aktivis pro keadilan.

5. Mencabut pernyataan pembubaran ormas thd HTI karna pembubaran ormas bukanlah wewenang Presiden.

6.  Membuka kembali rekening bank Yayasan Keadilan yang merupakan dana ummat Islam yg sebelumnya dibekukan sehingga dana tsb dpat digunakan segera utk kepentingan ummat.

7. Meminta kpd Komnas Ham utk memainkan peran mediasinya dlm menjembatani antara pemerintahan dibawah kepemimpinan Pak Jokowi dgn Tokoh2 Ummat & anak2 bangsa khususnya mereka2 yang telah dilanggar HAM nya.

8. Meminta kpd Pak Jokowi dan seluruh struktur aparat dibawahnya utk memperlakukan dgn penghormatan yang sepatutnya kpd ulama2, umat Islam & Aktivis2 Pro Keadilan yang telah banyak berbuat & berjuang utk NKRI yang akhir2 ini sangat dirasa oleh ummat sangat tdk tdk sepatutnya dilakukan oleh Rezim Penguasa saat ini kpd mereka.

Kami Presidium Alumni 212 mewakili perasaan umat Islam sangat berharap kpd Pak Jokowi & seluruh jajaran aparat kekuasaan di bawahnya utk mau memperhatikan segala macam Himbauan & permintaan ini, agar ramadhan kita kali ini dpt kita lalui dgn penuh perdamaian & ketenangan.

Namun Demikian jika himbauan & permintaan yang sangat mewakili perasaan ummat ini tdk diindahkan Oleh Yang Mulia Bpk Jokowi & seluruh jajaran aparat dibawahnya,

Maka KAMI PRESIDIUM ALUMNI 212 dgn akan melakukan:

1. Perlawanan Hukum & Jihad konstitusional melalui saluran KOMNAS HAM dgn membentuk TIM INVESTIGASI & TGPF (Tim Gabungan Pencari Fakta) utk mengusut tuntas segala pelanggaran HAM yang dilakukan Rezim Penguasa saat ini kpd para Ulama, Aktivis2 Pro Keadilan & Ormas Islam & jalur2 Konstitusional lainnya yang ada di dlam negeri & di dunia International (Ramadhan adalah bulan Jihad)

2. Menggalang kekuatan ummat dgn melakukan PETISI DUKUNGAN kpd KOMNAS HAM & melakukan ISTIGHOSAH, ZIKIR & DOA di seluruh pelosok Indonesia agar Allah menurunkan pertolongan-Nya utk menyelamatkan negeri ini dari kezaliman-kezaliman Rezim Penguasa saat ini (Ramadhan adalah bulan pengabulan doa-doa).

Demikianlah Penyataan Sikap ini kami sampaikan semata2 agar negeri Indonesia ini diselamatkan oleh Allah dr segala macam kekacauan, kerusuhan, kerusakan2 & perpecahan, Aamiin Yaa Rabbal ‘ aalamiin.

 

Wassalam

Jakarta, Masjid BAITURRAHMAN

Jln Saharjo no 100, Jakarta Selatan

Jam 14.00

 

-Ustad Ansufri Idrus Sambo

(Ketua Umum Presidium Alumni 212)

-Ustad Hasri Harahap

(Sekretaris Jenderal Presidium Alumni 212)

Prof. Dr. H. Amien Rais

(Ketua Penasihat Presidium Alumni 212)

~ (drt)

Facebook Comments

Most Popular

To Top
error: Content is protected !!