iklan
Tausiah

ANTARA CANANG dan QS AL-MAIDAH


25 October 2016, 22:36
almaidah-canang
Dilihat   1.4K

Nusantarakini.com, Jakarta-

“ANTARA CANANG dan QS Al MAIDAH”

oleh : MS Soelaeman. *)

Kepada para penguasa negara
Serta ummat beragama di Indonesia
22 Agustus 2012

Ibu Rusgiani lewat di depan rumah Ni Ketut Surati di gang Tresna Asih, jalan Puri Gading, Jimbaran, Badung. Di depan rumah tersebut ada Canang, tempat sesaji upacara agama Hindu.

“Tuhan tidak bisa datang ke rumah ini, karena Canang itu jijik dan kotor”.

Demikian kata ibu Rusgiani kepada 3 orang temannya.

Atas ucapannya itu Ibu Rusgiani dilaporkan kepada polisi.

Dalam sidang pengadilan ibu Rusgiani berkata: “Tidak ada maksud menghina ataupun menodai agama Hindu”.
14 Mei 2013

Hakim Ketua AA Ketut Anom Wirakanta
Menjatuhkan Vonis 1 tahun 2 bulan Penjara kepada ibu Rusgiani.
Majelis hakim menyatakan :

“Ibu Rusgiani telah terbukti secara sah dan meyakinkan, melakukan tindak pidana dengan sengaja mengeluarkan perasaan, atau melakukan perbuatan, yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan, atau penodaan Agama yang dianut di Indonesia. Perkataan ibu Rusgiani dapat mengganggu Kerukunan Ummat Beragama, dan telah Menodai Agama HINDU”.
26 September 2016

Gubernur DKI Jakarta, pak Ahok, mengadakan kunjungan Dinas ke Kepulauan Seribu,
(Sayang dimanfaatkan untuk kampanye pilgub), beliau (pak Ahok) berkata :

_”… Jadi jangan percaya sama orang, kan bisa aja dalam hati kecil bapak ibu nggak bisa pilih saya, ya kan.

Dibohongin pakai surat al Maidah 51, macem-macem itu.

Itu hak bapak ibu, jadi bapak ibu perasaan nggak bisa pilih nih karena saya takut masuk neraka, dibodohin gitu ya..”
……………….

Jadi, menurut kata pak gubernur Ahok : QS Al Maidah ayat 51 adalah alat untuk membohongi.

QS Al Maidah ayat 51 adalah “macem macem” (konotasinya : ngga benar, ngaco)

QS Al Maidah ayat 51 adalah alat untuk membodohi
Saudaraku
Para penguasa serta
seluruh ummat beragama Indonesia

Surat Al Maidah itu Ayat Suci al Qur’an
Surat Al Maidah itu Firman Allah
yang menyangkut masalah hidup-matinya ummat Islam

Kalau Ayat Suci kami oleh pak Ahok dikategorikan sebagai alat untuk “membohongi”, “macem-macem” dan “membodohi” ummat Islam, maka sesungguhnya penistaan pak gubernur Ahok kepada Islam ini :

jauh……, jauh lebih kejam dan fatal
ketimbang perbuatan ibu Rusgiani
yang divonis 14 bulan masuk bui
untuk urusan Canang tempat sesaji.
Saudaraku,
Hindu dan Islam adalah dua agama
yang sama-sama dilindungi negara
di bawah satu payung hukum yang sama

Ketika kedua agama sama-sama dinista :

Mengapa hanya agama Hindu yang dibela?
Mengapa agama Islam malah dibiarkan dan dicela?

Ibu Rusgiani membuat setitik noda pada agama Hindu
Pak Ahok secara fatal menista Islam

Bedanya,
ibu Rusgiani keturunan Pribumi
pa Ahok keturunan Bukan Pribumi

Mengapa hanya Pribumi Rusgiani yang dipenjara?
sedangkan pak Ahok yang Non Pribumi, dibiarkan berkeliaran tertawa-tawa sambil menepuk dada?

Mestinya pemerintah bersikap adil
Mestinya polisi jangan pilih kasih

Agama Islam harus dipandang sama mulia dengan agama Hindu.

Agama Islam jangan dipandang lebih rendah dari agama Hindu.

Pak Ahok harus diperlakukan sama dengan Ibu Rusgiani.

Para Penista agama, baik orang Sunda, Jawa, Cina, dan Ras apapun
Harus diperlakukan sama di hadapan hukum.

Boleh saja pak Ahok bebas tertawa berkeliaran
Boleh saja pak Ahok ikut2an Pilkada karena dicalonkan penguasa
Namun di mata hukum dan undang2
Sesungguhnya status pak Ahok itu sudah SAH mutlak jadi Tersangka.

Maka izinkan saya
mengingatkan para penguasa
serta seluruh ummat beragama,

bahwa pilihan kita semua hanya satu
yaitu mutlak Teguh BerSatu

Persatuan dan Kesatuan Bangsa
Penegakan Hukum yang adil dan nyata
Jauh lebih penting ketimbang urusan pilkada

di masjid gereja vihara klenteng n pura
Gemakan kebenaran harapan kita
bahwa mengembangkan jiwa ksatria
Jauh lebih bermartabat ketimbang lari dari kata

Jangan paksakan penista agama menjadi penguasa
karena hanya kan menuai malapetaka

ikuti saja suara nurani dan suara jiwa
karena Kebenaran sudah ada dalam relung jiwa kita

Kepada ummat Islam yang sedang meradang :

Kobarkan ke penjuru dunia jihad api perjuangan
Tapi hindarkan aksi kemarahan dan kekerasan
Tebarkan senyuman dan kasih sayang
Ciptakan keamanan dan kedamaian

Jangan ada satu pun Semut
mati terinjak
Jangan ada satu pun tangkai Rumput patah terinjak

Kobarkan aksi damai secara merata
ke seluruh penjuru Nusantara
karena Keadilan adalah Hak kita
karena Kebenaran Milik kita
Jakarta, 25 Oktober 2016 (*mc)

Facebook Comments
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Close
Download Premium Magento Themes Free | download premium wordpress themes free | giay nam dep | giay luoi nam | giay nam cong so | giay cao got nu | giay the thao nu