Politik

Benarkah Ahok mudah berkhianat? Ini Buktinya.


13 September 2016, 23:53
Dilihat   2.7K

NusantaraKin.com , Jakarta – Dua hari yang lalu tepatnya tanggal  11 September publik dibuat heboh oleh seorang netizen  bernama Tara Palasara. Pada tanggal tersebut Talasara membagikan “shared memory” status Facebooknya  2 tahun lalu yang diberi judul “KEHANGATAN PRABOWO KEPADA KELUARGA AHOK”. Dalam tulisan yang diterbitkan di akun Facebook pribadinya pada 11 September 2014 tersebut, Tara menggambarkan sambutan hangat seorang Prabowo ketika menerima kunjungan Ahok dan keluarga di hambalang. Status facebook ini membuat heboh netizen karena public saat ini tahu bahwa belakangan setahun kemudian ahok meninggalkan Prabowo dan Partai Gerindra begitu saja dan kemudian mengambil jalur partai lain saat menjadi balon Gubernur DKI 2017. Hal ini tentu saja sangat bertolak belakang dengan kehangatan waktu itu dan membuat public mengecam langkah ahok tersebut dan menganggap ahok tipe orang yang mudah berkhianat.

Berikut share memori dari Tara Palasara  di akun Facebooknya,

“ini tulisan 2 Tahun yang lalu… tentang kemuliaan sifat seorang Prabowo Subianto… dan “tahu dirinya” seorang Koh Ahok 🙂 -> tulisan saya rangkum dari beberapa sumber, termasuk dari situs milik Pak Ahok sendiri.”

Berikut ini tulisan lengkapnyaprabowo3

“KEHANGATAN PRABOWO KEPADA KELUARGA AHOK”

Di suatu siang sekitar pukul 12.00 WIB, Hari Sabtu, 01 Februari 2014, pria yang akrab disapa Ahok itu diterima Prabowo di rumahnya, di Desa Bojong Koneng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ahok datang ke rumah Prabowo bersama istrinya, Veronica Tan, dan ketiga anak mereka.

“Selamat tahun baru Imlek, Pak Ahok,” kata Prabowo saat Ahok turun dari mobil.

Wakil Sekjen Partai Gerindra Sudaryono, yang mendampingi Prabowo menerima Ahok, menjelaskan, Prabowo langsung mengajak Ahok dan keluarga untuk mengambil santap siang yang sudah disediakan.

“Pak Prabowo secara khusus memilih sendiri menu untuk makan siang bersama Ahok,” ucap Sudaryono.

Setelah makan siang, Ahok minum kopi sambil bersantai bersama Prabowo dan membincangkan berbagai isu terkini. Ahok menyampaikan kemungkinan rakyat akan memberikan mandat kepada Prabowo untuk menjadi Presiden RI ketujuh.

“‘Prabowo harus berani mewajibkan e-budgeting untuk semua pemerintahan kabupaten, kota, dan provinsi. Jika diterapkan dengan sungguh-sungguh, dengan e-budgeting bisa kita pangkas habis celah untuk korupsi,” jelas Ahok.

Selain itu, Ahok juga menyampaikan beberapa usulan untuk semakin meningkatkan suara Partai Gerindra di Pemilu 2014.

“Saat kepercayaan saya akan partai politik sudah habis, eh ada partai yang beda sendiri, namanya Partai Gerindra. Satu-satunya partai yang tidak memungut uang untuk orang yang maju di pilkada. Inilah kekuatan Gerindra yang selalu saya sampaikan ke masyarakat. Inilah yang membuka jalan bagi pejuang politik jujur dan kapabel. Inilah yang semua kader Gerindra harus beritahu ke masyarakat,” ujar Ahok berapi-api.

Setelah diskusi sekitar dua jam yang juga dibarengi dengan tour keliling rumah, Daud, anak bungsu Ahok yang sudah puas berkeliling rumah Prabowo meminta ayahnya untuk pulang.

Sebelum pulang, Prabowo mengajak Ahok dan keluarga untuk mampir di perpustakaan pribadinya. Prabowo memberikan oleh-oleh medali kehormatan prajurit Kopassus kepada ketiga anak Ahok.

“Untuk Pak Ahok, Saya kasih buku saya ya. Judulnya ‘Surat untuk Sahabat’. Pak Ahok kan sahabat saya. Semoga menginspirasi. Dijamin isinya bebas dari curhat,” canda Prabowo.

Dalam kesempatan terpisah, istri Ahok, Veronita Tan, menilai Prabowo sebagai sosok yang sederhana, tak terlihat seperti pejabat.

“Kata istri saya, dia itu seperti orang biasa, tidak kelihatan seperti pejabat. Pak Prabowo itu orangnya tidak galak,” tutur Ahok di sela-sela makan siang kepada wartawan di Balai Kota.

Ahok menceritakan, kala itu Ahok dan keluarga diundang makan bersama Prabowo di kediamannya. “Waktu itu saya dan istri makan bersama Pak Prabowo di Hambalang. Kata istri saya setelah bertemu dengan Pak Prabowo ternyata baik ya,” tutupnya.

Ahok juga telah menegaskan dirinya berdiri di sisi Prabowo untuk Pilpres 2014. Sebagai kader Gerindra, Ahok mendukung Ketua Dewan Pembinanya itu terpilih di Pilpres 2014.

=============

Setelah membaca kisah tersebut di atas… Apa yang ada dalam pikiran anda ? sekiranya berkenan, silahkan tulis di komentar…. 🙂

Tara Palasara

Menanggapi share memori Talasara tersebut beragam komentar dari para netizen, salah satunya dari akun Abu Kriwul yang coment “bahkan anjing nggak akan menggigit tangan tuannya yang sudah kasih makan “, sedangkan akun lainnya : Arief Budiman berkomentar “Manusia gak tau berterima kasih dan balas budi itu ya si Ahok”.(JT)

Facebook Comments

Most Popular

To Top
error: Content is protected !!
Download Premium Magento Themes Free | download premium wordpress themes free | giay nam dep | giay luoi nam | giay nam cong so | giay cao got nu | giay the thao nu