Nasional

Rakyat Geram, Pemerintah Ngutang Rp 210 T untuk Bayar Bunga Utang


18 August 2016, 20:03
Dilihat   3.3K

Nusantarakini.com, Jakarta – Apakah negeri ini didirikan untuk dicekik dan diperas dengan bekerja membayar utang yang dibukukan oleh setiap rezim hingga puluhan tahun? Itulah pertanyaan yang tak bisa ditepiskan hari ini?

Pasalnya, baru saja pemerintah mengakui bahwa tak bisa dihindarkan untuk kembali berutang untuk membayar bunga utang yang akan jatuh tempo. Angkanya tidak tanggung-tanggung bisa membangun ribuan gedung sekolah dasar.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (PPR) Kementerian Keuangan Robert Pakpahan menyatakan, “Kurang lebih sekitar Rp 210 triliun lah pembayaran bunga utang tahun depan,” ujar Robert di Jakarta, Rabu (17/8/2016).

Adapun total utang Indonesia yang harus ditanggung setiap pembayar pajak sejumlah Rp. 3.400 triliun. Pembayaran bunga utang yang jatuh tempo pada 2017 lebih besar Rp 30 triliun dari bunga utang 2016 sebanyak Rp 180 triliun.

Mencermati data 5 tahun terakhir, utang pemerintah mengalami lonjakan cukup signifikan saat dipimpin Jokowi. Pada 2011, total utang pemerintah sebesar Rp 1.808 triliun. Kemudian meningkat Rp 1.977 triliun pada 2012, Rp 2.375 triliun pada 2013 , Rp 2.608 triliun pada 2014, dan melonjak nyaris Rp 800 triliun yaitu Rp 3.362 pada 2015.

Melihat besarnya utang dari pada APBN Indonesia sendiri, membuat geram banyak orang. Bagaimana mungkin Indonesia dijerumuskan menjadi sapi perahan bagi kreditor-kreditor asing. (sed)

Facebook Comments

Most Popular

To Top
error: Content is protected !!
Download Premium Magento Themes Free | download premium wordpress themes free | giay nam dep | giay luoi nam | giay nam cong so | giay cao got nu | giay the thao nu