Nasional

Tembang Jawa Siji Loro Telu Kritik Program Mendikbud Antar Anak Ke Sekolah


24 July 2016, 0:55
Dilihat   3.0K

Nusantarakini.com, Jakarta. Salah satu program unggulan terbaru Kemendikbud yang mendapat sorotan masyarakat adalah program orang tua mengantarkan anak pada hari pertama masuk sekolah. Sebagian pihak sangat mengapresiasi program Kemendikbud tersebut. Program antar anak ke sekolah pada hari pertama ini dinilai sebagai program yang bisa mendekatkan orang tua dengan anak. Banyak orang tua, khususnya yang berprofesi PNS, juga senang karena mendapat dispensasi terlambat masuk kerja untuk mengantarkan anak ke sekolah.

Namun, sebagian pihak lainya malah menganggap program ini menunjukkan Kemendiknas gagal paham persoalan mendasar di dunia pendidikan Indonesia. Program Antar Anak Sekolah ini mencerminkan cara pandang Kemendikbud yang sempit, Jakarta Sentris. Program Antar Anak ini hanya cocok diterapkan di wilayah Jakarta dan kota besar lainnya yang kehidupan sosialnya sudah sangat sibuk. Program ini tidak cocok diterapkan di Indonesia yang mayoritas masyarakat tinggal di wilayah pedesaan.

Lebih jauh lagi, program Orang Tua Antar Anak dinilai tidak cocok dengan sosial budaya masyarakat Indonesia yang beragam. Misalnya di budaya masyarakat Jawa, anak justru dididik untuk mandiri dan bersosialisasi sejak dini. Anak-anak diajarkan untuk berangkat sekolah bersama-sama dengan kawan-kawannya.

Mungkin petinggi Kemendikbud lupa atau perlu mendengar tembang Jawa yang sering diajarkan oleh ibu-bapak guru di sekolah. Berikut liriknya:

Saiki aku wis gedhe

Sekolah mangkat dhewe

Ora usah di eterake

Bareng karo kancane

Yen mlaku turut pinggiran

Ora pareng gojekan

Ning dalan akeh kendaraan

Mengko mundhak tabrakan

Siji loro telu Astane sedheku

Mirengake bu guru

Menawa didangu

Papat nuli lima

Lenggahe sing tata

Aja padha sembrono

Mundhak ora bisa

Para petinggi Kemendikbud tampaknya harus belajar filosofi dari Tembang Jawa ini. Sebab setiap wilayah Indonesia memiliki kearifan lokal yang harus dipertimbangkan. Tidak selamanya paradigma pendidikan barat lebih baik dan cocok dengan budaya Indonesia. (*chy)

Facebook Comments

Most Popular

To Top
error: Content is protected !!
Download Premium Magento Themes Free | download premium wordpress themes free | giay nam dep | giay luoi nam | giay nam cong so | giay cao got nu | giay the thao nu