Hukum

Aguan Otak Dibalik Penentuan NJOP Pulau Reklamasi. Ini Bukti Rekamannya!


21 July 2016, 14:10
Dilihat   1.8K

Nusantarakini.com, Jakarta-

Gelar sidang kasus dugaan suap pembahasan dua Raperda reklamasi Teluk Jakarta, akhirnya bisa mengungkap keterlibatan bos Agung Sedayu Sugianto Kusuma alias Aguan meminta pihak DPRD DKI Jakarta mengatur besaran Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) pada pulau reklamasi.

Terungkap secara terang benderang sewaktu jaksa pada KPK memutar sadapan rekaman rekaman dalam persidangan terdakwa mantan Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land, Ariesman Widjaja dan asistennya Trinanda Prihantoro di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (20/7/2017).

Hasil sadapan telepon itu mengungkap adanya komunikasi antara Prasetio Edi Marsudi dengan Mohamad Taufik. Dimana pada saat itu, Prasetio sedang bersama Aguan. “Pak Aguan usul NJOP Rp3-10 juta, tapi saya tidak menanggapi, karena Perda tidak mengatur NJOP,” kata Taufik saat dikofirmasi oleh jaksa.

Namun, Taufik menepis mengakomodir permintaan Aguan. “Saya hanya mendengarkan saja, untuk penghormatan saja,” kata Taufik.

Prasetio yang juga dihadirkan sebagai saksi menjelaskan dalam persidangan mengapa ia meminta Taufik memenuhi keinginan Aguan. Menurut Prasetio, Aguan sering memberi masukan terkait reklamasi, termasuk dalam pembahasan terkait rancangan peraturan daerah tentang reklamasi. “Saya tidak tahu, makanya saya kasih saja ke Pak Taufik. Saya tidak mengerti teknisnya,” kata Prasetio.

Berikut transkrip rekaman berisi pembicaraan antara Prasetio, M Taufik dan Aguan seperti yang dilansir Inilah.com:

Prasetio: Yang masalah NJOP udah beres kan yang dua tiga juta atau berapa itu?

Taufik: hah?

Prasetio: Pokoknya delapan jutaan lah sama totalnya sampai hitungan itu

Prasetio: Yah si Toke maunya tiga juga aja tuh

Taufik: NJOP? Benar nih mau tiga juta? Gua tiga jutaan semua tiga juga

Taufik: Sudah tiga juta kan kemaren gua bilang Merry (Merry Hotma)

Prasetio: Nah ya udah kalau tiga juta NJOP besok dihitung ya yah

Taufik: Karena besok kan dipanggil BPN dipanggil DJP Perpajakan ya

Prasetio: Ya sudah kalau suruh tiga juta ya kita bikin tiga juta nih lo ngomong ya Toke

Taufik: Siap

Aguan: Fik (Taufik, red)

Taufik: Siap

Aguan: Fik

Taufik: Siap siap

Aguan: Kalau tiga juta itu, kalau kotor bersihnya udah 10 juta lah

Taufik: Tiga juta jadi tiga juta?

Aguan: Tiga juta base. Kalau tidak juga

Aguan: Kalau tiga juta itu bersihnya itu udah 10 juta ke atas lah

Aguan: Karena tiga juta kan kotor itu gross

Taufik: Iya ya ya

Aguan: Gitu loh cara hitungannya bagaimana kalau karena ini boleh pakai kan cuma 30 persen lebih

Aguan: Betul tidak? Kalau tiga juta kalau itu udah 10 juta belum jalan belum apa secara umum … betul gak

Taufik: Siap siap

Aguan: Ya titip baik

Taufik: Iya iya Pak ya ya. (*mc)

Facebook Comments

Most Popular

To Top
error: Content is protected !!
Download Premium Magento Themes Free | download premium wordpress themes free | giay nam dep | giay luoi nam | giay nam cong so | giay cao got nu | giay the thao nu